Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Bulan Puasa, Rumah Polonia Tetap Banjir Dukungan
Tuesday 01 Jul 2014 21:56:04

Acara Deklarasi dukungan kepada Prabowo Hatta datang dari Keluarga Banten Karawang, Aliansi Indonesia Bogor Raya, Jaringan Rakyat Pendukung Prabowo (JAKPRO), Gerakan Niaga Dagang dan Usaha Tani (GENDUT, dan Forum Ulama Ummat Indonesia, Selasa (1/7).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Memasuki hari ketiga bulan Ramadhan 1435 H, Rumah Polonia yang merupakan markas pemenangan Prabowo – Hatta terus didatangi oleh masyarakat yang ingin memberikan dukungan kepada calon Presiden dan calon wakil Presiden nomor urut satu tersebut.

Deklarasi dukungan kepada pasangan Prabowo – Hatta tetap mengalir walaupun sebagian besar masyarakat menunaikan ibadah puasa. Deklarasi dukungan di Rumah Polonia dibuka sejak pukul 15.00 WIB.

"Pada hari ini, Selasa (1/7) deklarasi dukungan kepada Prabowo Hatta datang dari Keluarga Banten Karawang, Aliansi Indonesia Bogor Raya, Jaringan Rakyat Pendukung Prabowo (JAKPRO), Gerakan Niaga Dagang dan Usaha Tani (GENDUT, dan Forum Ulama Ummat Indonesia." Demikian rilis pers diterima redaksi melalui pesan elektronik yang dikirim Mega Rahmawati di Polonia Media Center.

Deklarasi dukungan tersebut diterima secara langsung oleh Tim Pemenangan Prabowo – Hatta yang diwakili oleh Mayjen TNI (Purn). Sutrisno. Dalam sambutannya, Sutrisno menyatakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan. Ia mengajak masyarakat untuk terus berjuang dalam upaya pemenangan Prabowo – Hatta demi mewujudkan Indonesia Bangkit.

Hari ini juga berlangsung kegiatan buka puasa dan tarawih bersama di Rumah Polonia. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan anak yatim serta masyarakat pendukung Prabowo – Hatta.

Prabowo – Hatta

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa adalah pasangan yang saling melengkapi dengan kelebihan serta pengalaman yang telah dimiliki oleh masing-masing. Pasangan Prabowo - Hatta yang didukung oleh koalisi Partai Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKS dan PBB ini mempunyai visi yang sepenuh-penuhnya menjadi maksud dan tujuan dari para Pendiri Bangsa, yaitu: Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Untuk itu, Prabowo Hatta mengemban misi:

1. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 45.

2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.

3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.(pgr/yuga/mega/ph/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]