Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Patung
Bukan Pahlawan, Soekarno di Thailand Justru Dibuat Patung Lilin
Tuesday 25 Sep 2012 20:37:43

Megawati dan Patung lilin Soekarno (Foto: Ist)
BANGKOK, Berita HUKUM - Sampai hari ini Soekarno belum “ditahbiskan” sebagai pahlawan Indonesia oleh negaranya sendiri, Indonesia. Berbeda ceritanya Soekarno di negeri orang. Di Thailand, tokoh proklamator RI itu dibuatkan rupa patung lilin.

Penghargaan kepada tokoh RI itu diabadikan dalam bentuk patung lilin di Madame Tussauds, sebuah museum patung lilin terbesar di dunia, Bangkok.

Pendirian patung lilin tokoh berpengaruh di Indonesia itu, diberikan museum yang berpusat di London tersebut. Selain itu, juga dukungan dari Tourism Authority of Thailand.

Pada Senin (24/09), peresmian patung Presiden Pertama RI itu dilakukan di Siam Discovery Bangkok, Thailand.

Hadir pula beberapa anak - anak Soekarno, seperti Megawati, Guntur, Sukmawati, dan diiringi Puti Guntur Soekarnoputri, Rini Soemarno, serta Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand Lutfi Rauf.(bhc/frd)


 
Berita Terkait Patung
 
• 4 Patung Tokoh Representasi Perjuangan Bangsa Indonesia
 
• Patung Kongco Jenderal Cina di Tuban Juga Ditentang Umat Khonghucu
 
• Patung Themis Dewi Keadilan di Bangladesh Diturunkan
 
• Dansatgas Kompi Zeni TNI Resmikan Patung Peacekeeper di Bumi Afrika
 
• Mesir Temukan Patung Firaun Ramses II yang Berusia 3.000 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]