Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
BIN
Budi Gunawan Ikuti Uji Kelayakan Kepala BIN
2016-09-08 06:24:53

Saat Komjen Polisi Budi Gunawan mengikuti uji kalayakan dan kepatutan calon Kepala BIN.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan mengikuti uji kalayakan dan kepatutan calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di ruang rapat Komisi I Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/9).

Rapat internal Komisi I DPR menyatakan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan layak dan patut menjadi kepala Badan Intelijen Negara, setelah yang bersangkutan memaparkan visi-misi dalam uji kelayakan dan kepatutan dihadapan anggota Komisi I DPR. Bekas ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri itu diusulkan Presiden Joko Widodo menjadi calon kepala BIN menggantikan Sutiyoso.

"Rapat internal Komisi I memberikan pertimbangan bahwa Budi Gunawan layak dan patut menjadi Kepala BIN menggantikan Sutiyoso," kata Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari.

Dia mengatakan, pertimbangan itu diambil setelah Komisi I DPR mendengarkan visi-misi BG dan melakukan pendalaman dalam uji kelayakan. Namun dia enggan mengungkapkan secara rinci pertimbangan apa saja yang diberikan, sehingga menyebut BG layak dan patut menjadi Kepala BIN.

"Ada pertimbangan rapat internal namun tidak bisa kami sampaikan," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) TB Hasanuddin, menjelaskan, paparan BG tentang fungsi dan peran BIN sangat menegaskan bahwa yang bersangkutan menguasainya. Selain itu menurut dia, BG menguasai masalah ideologi politik, proteksi masyarakat, dan masalah teroris.

"Perdebatan saat pengambilan keputusan ada namun bagaimana membuat kesimpulan, pada prinsipnya semua fraksi sepakat menyetujui setujui BG menjadi kepala BIN," paparnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, mayoritas anggota Komisi I DPR menyoroti terkait misi BG dalam memberantas teroris dan perlindungan masyarakat.

Dia menjelaskan, Komisi I DPR menginginkan agar BG menjalankan visi-misi yang telah dipaparkannya dalam uji kelayakan.

"Kami menjalankan fungsi pengawasan, akan mengawasi kinerja Pak BG dalam menjalankan visi-misinya," ucapnya.

Dia menjelaskan, mekanisme selanjutnya adalah Komisi I DPR akan mengirimkan surat ke pimpinan DPR terkait pertimbangan yang diberikan kepada BG. Selanjutnya pimpinan DPR akan mengirimkan surat ke presiden terkait pertimbangan itu, kemudian BG dilantik sebagai kepala BIN.(bh/as)


 
Berita Terkait BIN
 
BIN: Kampus Harus Tingkatkan Komunikasi dengan Orang Tua untuk Cegah Radikalisme
 
BIN Harus Cegah Dini Kejahatan Intelijen
 
Rapat Paripurna DPR Sahkan Budi Gunawan Jadi Kepala BIN
 
Budi Gunawan Ikuti Uji Kelayakan Kepala BIN
 
Pimpinan DPR Terima Surat Penggantian Kepala BIN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]