Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Minuman
Bosan dengan Teh Seduh Biasa, Ayo Cobain Teh Tarik FoodCourt Fatmawati
2017-09-04 19:02:17

Tampak minuman Teh Tarik FoodCourt Fatmawati Jl. RS Fatmawati No. 47e, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.(Foto: BH /sd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bosan dengan teh seduh, teh kantong, atau teh lain yang itu-itu saja, mengapa tidak coba minum teh tarik? Anda pasti sudah pernah dengar tentang teh tarik. Apa itu teh tarik? Teh tarik, adalah teh yang dicampur susu, yang ditarik dengan dan dituangkan di dua cangkir secara bergantian hingga tercampur sempurna dan mengeluarkan buih. Teh ini bisa disuguhkan dalam kondisi panas, atau dingin.

Di Indonesia, teh tarik banyak dijumpai di Riau, Kepulauan Riau, dan Aceh. Tapi, apa iya, mau minum teh tarik saja kita harus ke Riau, atau Aceh? Ya, kalau memang tujuannya sambil traveling, dan wisata kuliner, tentu malah asyik. Nah, jika di Jakarta? Enggak usah bingung dan bimbang, di Jakarta juga sudah ada rumah makan yang menyediakan teh tarik dari Aceh. Ingat, bukan teh tarik sachet, tapi teh tarik yang dibuat langsung saat dipesan. Jadi lebih segar, dan nikmat.

Tepatnya di FoodCourt Fatmawati, Jl. RS Fatmawati No. 47e, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. Foodcourt yang sudah buka sejak setahun lalu ini, sebenarnya menyediakan banyak menu makanan nusantara, cemilan, dan aneka minuman. Namun, kali ini kami ingin membahas soal teh tarik buatan para penyaji di food court, ini.

Apa yang beda? Menurut Faisal, salah satu juru masak di Food Court Fatmawati, teh tarik yang disajikan di food court bukan dibuat dari teh tarik sachet, melainkan teh bubuk yang dijaga kualitasnya. Karena itulah, ia mengklaim, teh tarik-nya beda dengan teh tarik pada umumnya. Selain itu, dalam campuran satu gelas teh tarik, ada campuran tiga teh yang berbeda merek: teh bendera, teh mawar, dan satu lagi teh produksi home industry yang dipesan langsung dari Aceh. Ketiga teh ini, memiliki fungsi yang berbeda, dan saling mendukung, untuk menghasilkan segelas teh tarik yang nikmat dan segar.

Teh mawar dan teh bendera, adalah produksi pabrikan. Teh satunya lagi dari industri rumahan, yang dikelola dan diproses secara tradisional. Teh industri rumahan ini dipakai untuk menghasilkan rasa pahit teh dalam teh tarik, dua teh lainnya untuk menghasilkan aroma harum teh.

Sementara untuk susu yang menjadi campuran teh tarik, juga bukan sembarang susu, bukan pula susu segar. Ada banyak produk teh susu kaleng atau bubuk di Indonesia, tapi menurutnya, tidak semua bisa menjadi campuran teh tarik. Terutama dari segi buih. Setelah mencoba bereksperimen dengan berbagai merek susu, Faisal, akhirnya menjatuhkan pilihan ke salah satu merek susu (merek sensor, red), yang bisa menghasilkan buih sempurna saat keduanya dicampur dan ditarik-tarik dengan dua gelas atau cangkir.

Sebelum menghidangkan teh susu, atau menu lain yang dibuat di food court, ia selalu memastikan rasa dan kualitasnya, terutama dari segi rasa. Teh tarik, termasuk yang ia perhatikan kualitasnya, agar tetap sama, dan tidak mengecewakan pelanggan. Meski begitu, tidak pernah ada kata puas, karena tidak menutup kemungkinan, akan ada varian baru teh tarik yang dibuat oleh Food Court Fatmawati. Resep dan varian baru itu, kini masih dipelajari dan disempurnakan.

Segelas teh tarik segar ala Food Court Fatmawati, bisa Anda nikmati dengan harga Rp8.000 untuk teh tarik panas, sedangkan untuk teh tarik dingin Rp10.000. Sebagai pendamping, Anda bisa memesan roti cane, roti bakar, atau pisang bakar. Tentu lebih sedap dan nikmat.

Jika ingin ke sana dan berwisata kuliner, sebaiknya datang saat sore, atau malam hari. Sebab, food court ini buka sejak jam 16.00 wib - 22.00. wib FoodCourt Fatmawati, bisa jadi pilihan tempat baru untuk wisata kuliner malam di kawasan Jakarta Selatan. Selamat mencoba!

Teh Tarik FoodCourt Fatmawati

Harga: Rp 8.000 - Rp,10.000

Alamat: Jl. RS Fatmawati No. 47e, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan

Buka: 16.00 Wib- 22.00 WIB

Tlp.:021-759 21 494.(bh/sd)

Share : |

 
Berita Terkait Minuman
Bosan dengan Teh Seduh Biasa, Ayo Cobain Teh Tarik FoodCourt Fatmawati
Mulai 16 April, Pemerintah Larang Minimarket Jual Bir
Survei Dukung Larangan Minuman Bergula
Suku Indian Sioux Gugat Sejumlah Pabrik Bir Besar
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Visa Temukan Fakta-Fakta Baru Perilaku Orang Indonesia dalam Pembayaran
Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Komisi VIII: Rekomendasi 200 Mubalig Seharusnya Dihentikan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]