Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Nigeria
Bom Nigeria Tengah, 118 Orang Tewas
Wednesday 21 May 2014 08:35:21

Ledakan terjadi di pasar yang ramai dan diluar rumah sakit.Setidaknya 118 tewas dalam serangan kembar bom mobil Nigeria. Bom mobil lain di kota Kano, Nigeria tidak meledak tadi pagi.(Foto: Istimewa)
NIGERIA, Berita HUKUM - Setidaknya ada Jenazah sebanyak 118 orang ditemukan dari tempat bom kembar di kota Jos di Nigeria tengah yang bergolak, kata badan bencana nasional. Ledakan pertama terjadi pada sebuah pasar Teminus asar Terminus juga dikenal sebagai pasar New Abuja yang ramai sementara bom kedua meledak di luar rumah sakit di dekatnya.

Ledakan pertama adalah bom mobil bunuh diri, sedangkan yang kedua disebabkan oleh improvisasi alat peledak di dalam mobil terpisah. Belum satupun kelompok menyatakan bertanggungjawab.

Tetapi terjadi sejumlah bentrokan antara kelompok Islam dan Kristen yang menewaskan beberapa orang dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi di Jos.

Kelompok militan Boko Haram juga melakukan serangkaian pemboman. Juru bicara gubernur kawasan mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sebagian besar korban adalah wanita.

Pasar dan terminal bis adalah bagian dari pusat perdagangan di Jos.

Ketegangan meningkat

Wartawan setempat Hassan Ibrahim mengatakan kepada BBC terjadi peningkatan ketegangan di daerah tersebut.

Sejumlah anak muda menutup beberapa jalan.

Sementara para pemimpin agama telah meminta semua pihak untuk menahan diri.

Wartawan BBC Muhammad Kabir Muhammad yang berada di ibukota Abuja melaporkan para saksi mata di rumah sakit di Jos melihat sejumlah jenazah yang dibawa masuk tidak dapat dikenali karena hangus.

Gambar-gambar yang ditaruh di media sosial memperlihatkan awan tebal di atas tempat kejadian.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Nigeria
 
'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
 
Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
 
Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
 
Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
 
Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]