Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Bom Kembali Guncang Irak, 23 orang Tewas
Wednesday 22 May 2013 17:08:46

Dua bom mobil meledak menyebabkan kerusakan Luas di daerah Tuz Khurmato.(Foto: Ist)
IRAK, Berita HUKUM - Setidaknya 23 orang tewas dalam serangan bom terbaru di Irak, satu hari setelah serangkaian pemboman yang menewaskan 70 orang.

Pada serangan yang terjadi Selasa (21/05), sebuah mobil berisi bom meledak di dekat masjid milik kelompok Suni di bagian barat ibukota Baghdad, menewaskan setidaknya 10 orang.

Ledakan mematikan itu terjadi saat jamaah Islam Suni selesai menjalankan shalat Isya di sebuah masjid di Abu Ghraib.
Sebelumnya, tiga orang tewas ketika bom kembar meledak di Tuz Khurmato, sebuah kota yang dihuni terutama oleh etnis Turkmen.

Di tempat lain, orang-orang bersenjata dan aksi bom bunuh diri juga menewaskan tiga orang, dalam serangan terhadap patroli militer di daerah Sunni Tarmiyah, 50 kilometer utara Baghdad.

Lebih jauh ke utara, enam orang tewas ketika tiga bom meledak di pasar ternak di distrik al-Aruba di Kirkuk.

Paling mencekam

Rangkaian serangan ini juga meninggalkan puluhan orang terluka.

Aksi pemboman beruntun menandai periode ini sebagai salah satu periode yang paling mencekam di Klik Irak dalam beberapa bulan terakhir.

Serangan diduga disebabkan oleh meningkatnya ketegangan politik dan sektarian di negara tersebut.

Irak telah diguncang oleh pemboman sejak Senin (20/05), ketika serangkaian bom menewaskan setidaknya 70 orang dan mendatangkan 'pembantaian' di seluruh negeri.

Perdana Menteri Nouri al-Maliki sudah Klik berjanji untuk melakukan perubahan dalam strategi keamanan Irak.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]