Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Bom Guncang Permukiman Syiah Irak, 60 Orang Tewas
Wednesday 04 Sep 2013 14:33:58

Saat kejadian Bom yang mengguncang di permukiman Syiah di ibukota Irak, Baghdad.(Foto: AFP)
IRAK, Berita HUKUM - Sedikitnya 60 orang tewas dalam serangkaian serangan bom mobil dan penembakan di permukiman Syiah di ibukota Irak, Baghdad.

Serangan terburuk terjadi di distrik Husseiniya, di mana dua ledakan berturut-turut mengguncang daerah pertokoan dan restoran serta menewaskan sembilan orang.

Ledakan yang terjadi nyaris bersamaan juga terjadi di Talbiya, Sadiya, di sebelah barat dan pusat distrik Karrada, dengan korban tewas 19 orang.

Tujuh orang lainnya ditembak mati oleh kelompok bersenjata di selatan Baghdad Selasa (3/9).
Kekerasan seperti ini terjadi setiap beberapa hari di Irak, dengan jumlah korban tewas mencapai titik tertinggi sejak 2008.

Lebih dari 800 orang tewas pada Agustus dengan korban terbanyak di Baghdad.

Serangan-serangan itu diduga sebagai ulah militan Sunni yang terkait dengan al-Qaeda.

Serangkaian ledakan bom mobil itu terjadi di saat sebagian besar penduduk kota berbelanja ke toko, makan malam atau bertemu di tempat umum.

Ledakan mengguncang tujuh distrik berbeda dan menewaskan sedikitnya 60 orang serta melukai puluhan lainnya, kata petugas keamanan dan medis.

Di Husseiniya, kawasan permukiman Syiah di utara ibukota, dua bom mobil meledak dekat pusat pertokoan dan restoran.

"Saya melihat bola api dan asap tebal. Kami tidak bisa langsung mendekat karena khawatir akan adanya bom kedua, tapi kami bisa mendengar teriakan orang minta tolong," kata seorang petugas kepolisian Ali Jamil pada kantor berita Reuters.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Irak
 
PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]