Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Bom Bunuh Diri
Bom Bunuh Diri Hantam Iring-iringan Kendaraan NATO di Kabul
Wednesday 11 Dec 2013 16:49:30

Ilustrasi aksi bom yang dilakukan teroris (Foto: Ist)
AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak saat iring-iringan kendaraan militer North Atlantic Treaty Organization (NATO) memasuki bandara Kabul, Afghanistan, Rabu (11/12).

Tidak ada orang lain yang tewas selain pelaku pengeboman sendiri dalam insiden itu. Tidak ada korban luka juga yang timbul dari ledakan itu.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa telah terjadi aksi bom bunuh diri yang menargetkan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) di Bandara Internasional Kabul," ujar juru bicara NATO, seperti dikutip dari Channelnewsasia.com.

"Kendaraan itu meledak terlalu dini dan tidak mengenai iring-iringan," lanjutnya.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sidiq Sediqqi juga telah mengkonfirmasi serangan tersebut.

Perlu diketahui, Badara Kabul berbagi tempat dengan pangkalan militer utama NATO.(cnc//bhc/rby)


 
Berita Terkait Bom Bunuh Diri
 
Rusia Perketat Keamanan Pasca Bom Bunuh Diri
 
Bom Bunuh Diri Hantam Iring-iringan Kendaraan NATO di Kabul
 
Bom Bunuh Diri di Kementerian Pertahanan Yaman Tewaskan 20 Orang
 
Bom Bunuh Diri Tewaskan Lima Tentara Pakistan
 
Bom Bunuh Diri Guncang Mogadishu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]