Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Media
Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
2022-01-01 18:29:09

Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Indra Pahlevi foto bersama usai memimpin delegasi dalam pertemuan di Kantor Media Group, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (30/12).(Foto: Runi/Man)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jajaran Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI melakukan kunjungan media (media visit) dalam rangka massifikasi informasi kinerja DPR dan persiapan pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU) yang akan diselenggarakan pada Maret 2022 di Provinsi Bali. Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Indra Pahlevi menjelaskan, hal ini adalah pertemuan awal yang menyambangi dewan redaksi, baik kepada Media Group Network (Media Indonesia Group) maupun CNN Indonesia.

"Tentu pertama silaturahmi untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi. Karena selama ini Alhamdulillah hubungan kami sudah cukup baik," jelas Indra Pahlevi usai memimpin delegasi dalam pertemuan di Kantor Media Group, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (30/12). Hadir dalam Media Visit ini pula Kepala Bagian Media Cetak dan Media Sosial Irfan, Kepala Bagian Televisi dan Radio Parlemen M. Najib Ibrahim, Kepala Sub Bagian Media Cetak dan Website Sugeng Irianto, serta jajaran staf lainnya di Biro Pemberitaan Parlemen.

Indra menjelaskan massifikasi kinerja DPR ini sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi secara lebih komprehensif. Menurutnya, terkadang publik mendapatkan informasi yang sifatnya hanya ada di tataran permukaan. Padahal, sejatinya DPR juga serius melakukan perjuangan untuk kepentingan masyarakat. Di sisi itulah, peran media swasta menjadi signifikan untuk menyampaikan informasi secara lebih luas.

"Misalnya adanya kebijakan pemberian kuota internet kepada pelajar saat masa puncak pandemi kemarin. Itu salah satunya adalah perjuangan DPR yang disampaikan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi," tambah mantan wartawan Harian Bernas Jogja ini.

Dalam kaitannya dengan itu, Indra menjelaskan, bukan berarti DPR ingin dinilai berjasa kepada masyarakat. Tetapi, agar masyarakat perlu tahu bahwa banyak kepentingan masyarakat yang turut diperjuangkan DPR untuk segera dieksekusi pemerintah. "Karena pemerintah adalah sebagai eksekutor kebijakan," tegas Indra.

Selain soal kinerja DPR, dalam kesempatan ini, Indra juga menyampaikan agenda internasional DPR selaku tuan rumah pertemuan IPU ke-144 di Bali. Pertemuan IPU ini akan dihadiri peserta dari 179 negara, juga beberapa negara sebagai observer. "IPU ini layaknya PBB-nya parlemen se-dunia. Sehingga menjadi momen penting karena sebagai second track diplomacy, di mana setiap negara memiliki agenda dan kepentingannya masing-masing yang akan diperjuangkan menjadi agenda global," tandas Indra.

Menanggapi hal ini, Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Gaudensius Suhardi menilai Media Group dan Biro Pemberitaan Parlemen memiliki visi yang sama, agar sama-sama menghadirkan parlemen yang lebih baik. Selain itu, Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Budiyanto menilai IPU dapat menjadi momentum untuk menggairahkan kembali perekonomian Indonesia pasca-pandemi. Juga, IPU ini akan menjadi wajah Indonesia di mata dunia internasional.(rdn/sf/DPR/bh/sya)




 
Berita Terkait Media
 
LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
 
Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
 
LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
 
Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
 
Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]