Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Justin Bieber
Bieber Didakwa atas Graffiti Ilegal
Thursday 07 Nov 2013 11:03:48

Graffiti Justin Bieber di Brazil.(Foto: @zeusFanHouse)
BRAZIL, Berita HUKUM - Artis dunia yang selalu membahana dari kanada Justin Bieber, yang dimana Tahun ini sudah berkali-kali terlibat sejumlah insiden yang kontroversia. Dakwaan ini keluar setelah sejumlah fotonya muncul di media lokal, memperlihatkan penyanyi asal Kanada itu melukis sebuah dinding pada bekas bangunan Hotel Nacional, (7/11).

Foto-foto itu menunjukkan dia mengenakan topi merah dan celana tentara - dengan penjaga keamanan di satu sisi dan sebuah mobil polisi yang diparkir di sisi lain.

Atas dakwaaan ini, Justin Beiber kemungkinan bisa dikenai hukuman denda.

Mengotori bangunan adalah sebuah kejahatan di Brasil dan pelanggar dapat dihukum sampai satu tahun penjara atau denda. Namun pejabat menggambarkan kasus yang melibatkan Justin Bieber sebagai "pelanggaran kecil". Tidak ada komentar segera dari tim manajemennya, dikutip dari bbcindonesia.com

Dalam sebuah pernyataan, pasukan polisi sipil Brasil mengatakan Justin Bieber telah didakwa dengan "mengotori bangunan atau monumen perkotaan dengan graffiti atau cara lain".

Dilaporkan bahwa sebetulnya Bieber memiliki izin dari pemerintah kota untuk melukis graffiti pada sebuah gedung olahraga, namun sejumlah anggota tim Beiber mengatakan penyanyi berusia 19 tahun ini memilih lokasi lain untuk menghindari penggemar.

Polisi berpendapat izin itu hanya diberikan pada lokasi tertentu dan tidak berlaku di tempat-tempat lain.

Kasus ini menjadi penutup perjalanannya di Brazil, di mana dalam perjalanan ini dia juga dituduh telah memaki fotografer, berpesta di klub malam kumuh, dan ditendang keluar dari hotel paling bergengsi di Rio.

Menurut jaringan televisi Globo, Bieber terbang ke Brazil pada Rabu 04 oktober 2013 kemarin dengan pesawat jet pribadi. Ini bukanlah pertama kali Justin Bieber terlibat kontroversi tahun ini. Pada Maret, dia meminta maaf kepada penggemar karena telat memulai konser di London.

Pada April, pesan yang ditulisnya di Klik buku tamu Anne Frank Museum di Amsterdam menimbulkan kemarahan publik. Kala itu Beiber menulis dia berharap bahwa korban Holocaust adalah "belieber", sebutan untuk para penggemarnya.

Pada Juli, Justin Bieber juga dikecam oleh para penggemar hoki es karena Klik menyentuh piala terbesar kejuaraan hoki es Amerika Utara, NHL, Piala Stanley.(bbc/bhc/bar)


 
Berita Terkait Justin Bieber
 
Berulah Lagi, Justin Bieber Baku Pukul
 
Alasan Utama Shaheer Sheikh Tinggalkan Indonesia
 
Bieber Dikenai 2 Tahun Hukuman Percobaan
 
Petisi untuk Mendeportasi Justin Bieber
 
Justin Bieber Serahkan Diri ke Polisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]