Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aisyiyah
Berikut Tanggapan Ketum 'Aisyiyah Mengenai Dinamika Politik Pilkada 2018
2018-01-21 08:28:24

Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah.(Foto: Istimewa)
SURABAYA, Berita HUKUM - Tanwir I 'Aisyiyah mengandung makna strategis keberpihakan masyarakat, secara lebih khusus bagi perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup melalui pemberdayaan ekonomi, terutama bagi masyarakat Indonesia yang masih dalam taraf pra-sejahtera.

Disampaikan Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dalam pidato iftitahnya bahwa dalam kehidupan kebangsaan usaha-usaha gerakan pemberdayaan ekonomi perempuan pilar kemakmuran bangsa merupakan ikhtiar mewujudkan cita-cita nasional.

Terkait dengan tahun politik pilkada serentak tahun 2018, lanjutnya, terdapat hal yang perlu menjadi perhatian bagi semua pihak agar tercipta kondisi pilkada yang positif dan akan membawa pada proses demokrasi yang berkeadaban.

"Sementara itu, permasalahannya pada orientasi politik dan orientasi kekuasaan yang mengandalkan uang dan transaksi politik lain yang mempertaruhkan hajat hidup orang banyak. Konspirasi politik yang jelas merugikan publik, politik identitas yang meretakkan solidaritas bangsa dan politik kotor lainnya yang mempersempit ruang bagi kader-kader Indonesia terpercaya," kata Noor dalam pembukaan Tanwir 1 'Aisyiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya, pada Jum'at (19/1).

Noor menegaskan bahwa perempuan wajib mengawal terselenggaranya proses pilkada di daerah masing-masing.

Terlepas dari hal itu, Noor juga menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat terutama perempuan yang dilakukan 'Aisyiyah dalam bidang ekonomi memerlukan usaha-usaha praktis dan terselenggara secara masif diseluruh tanah air.

"Dalam kepemimpinan 'Aisyiyah sendiri memerlukan pemimpin yang istiqomah yaitu yang tetap berkomitmen kuat secara ikhlas dan lurus dalam berkhidmat membesarkan dan memajukan gerakan 'Aisyiyah," tegasnya.

Dengan penuh kesyukuran, kata noor, atas kiprah 'Aisyiyah selama satu abad untuk memajukan umat dan bangsa yang dijalani dengan penuh tantangan, maka segenap pimpinan kader dan anggota 'Aisyiyah di harapkan mampu memaknai hakikat, spirit, misi, dan perjuangan 'Aisyiyah.

"Karena senenap anggota, terutama kader dan pimpinan di seluruh tingkatan 'Aisyiyah termasuk di lingkungan amal usaha, harus terpanggil untuk terus berkhidmat sepenuh hati dengan kesungguhan mewujudkan usaha-usaha untuk memajukan kehidupan umat, bangsa, dan kemanusiaan universal dalam misi dakwah dan tajdid pencerahan di abad kedua," harap Noor.(Syifa/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Aisyiyah
 
FATMAWATI, Tokoh Aisyiyah dan Pahlawan Nasional
 
Universitas Aisyiyah Yogyakarta Bangun Masjid Walidah Dahlan Setinggi 7 Lantai!
 
Anies Baswedan: 93 Tahun Nasyiatul Aisyiyah Telah Memberikan Kemajuan Bagi Kehidupan Perempuan Indonesia
 
Aisyiyah Teguhkan Layanan POSBAKUM Bagi Perempuan dan Anak
 
Tidak Hanya Kuantitas, Aisyiyah Dapat Besar karena Didukung dengan Aktualisasi Gerakan Amaliah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]