Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Freeport
Bentrok di Area Freeport, 6 Tewas
Wednesday 20 Mar 2013 23:28:01

Ilustrasi, warga Papua yang terlibat bentrok di Jayapura.(Foto: Ist)
JAYAPURA, Berita HUKUM - Bentrok antara pendulang emas di area PT Freeport Indonesia (FI), di Mimika, Papua, bertambah satu orang menjadi enam orang. Selasa (19/3) sekitar pukul 14.30 WIT, mayat Yosep Watfian (50) ditemukan di Tanggul Tengah, Mile 31, area PT Freeport Indonesia. Di tubuh korban yang mulai membusuk itu tertancap sebuah panah.

Sebelumnya, lima korban tewas akibat bentrok antarwarga tersebut, yakni Fitron (20), Atimus Mom, Rusli Rizal (40), Namura (70), dan Syamsul alias La Susah (60). Rata-rata korban tewas karena dipanah dan terkena hantaman benda tumpul.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya, Selasa (19/3) malam, mengatakan jenazah Yosep Waftian sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk divisum.

Mayat korban ditemukan oleh Yuli Mangera, yang sedang meratakan jalan di tanggul tengah. Penemuan mayat itu, dilaporkan ke kepolisian Satgas Amole, Polsek Kuala Kencana. Tim Forensik Polres Mimika, dipimpin AKBP Wally, langsung mengidentifikasi jenazah.

Menurut VP Corporate Communication PT FI, Daisy Primayanti, konflik antara pendulang liar di sekitar tanggul sungai di area Mile 34-35, area kerja PT Freeport Indonesia, terjadi sejak Jumat (15/3) lalu. Konflik diduga karena perebutan area penambangan secara liar.

“Kami sangat prihatin dengan insiden yang menewaskan enam warga. Sampai saat ini, petugas keamanan internal perusahaan bersama Kepolisian melakukan pengawasan ketat agar bentrok tak terulang lagi,” katanya Rabu (20/3) pagi, Seperti yang dikutip dari suarapembaruan.com, pada Rabu (20/3).(spc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Freeport
 
Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye
 
Legislator Nilai Perpanjangan Ijin Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Indonesia Akan Jadi Preseden Buruk
 
Ridwan Hisyam Nilai Pembangunan Smelter Freeport Hanya Akal-Akalan Semata
 
Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka
 
Wahh, Sudirman Said Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport terkait Perpanjangan Izin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]