Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Komisi XI
Bea Cukai Diapresiasi, Rokok dan Minuman Ilegal Dimusnahkan
2017-12-19 19:45:53

PEKANBARU, Berita HUKUM - Penyelundupan rokok dan minuman keras beralkohol ilegal masih marak di Tanah Air. Bea Cukai dalam laporannya di hadapan Tim Kunker Komisi XI DPR RI di Pekanbaru, Riau, memperkirakan kerugian negara akibat barang haram ilegal ini sekitar Rp 5,6 Miliar. Langkah Bea dan Cukai yang menyita barang-barang ilegal ini pun mendapat apresiasi.

Heri Gunawan Anggota Komisi XI DPR RI yang mengikuti rangkaian kunjungan kerja ke Pekanbaru, Riau, mengapresiasi capaian Bea dan Cukai. Barang-barang ilegal ini kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar dan digiling dengan mesin penggiling di depan halaman Kantor Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Wilayah Riau, Jl. Jend. Sudirman No.249, Pekanbaru, Riau, baru-baru ini.

"Kita perlu mengapresiasi upaya tersebut sekaligus melakukan pembenahan terus-menerus terhadap sistem dan mekanisme pengendalian dampak peredaran barang-barang ilegal, tentunya harus terus dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi publik," jelas Heri (panggilan akrabnya).

Tindakan tersebut bisa menjadi bagian dari upaya optimalisasi penerimaan negara dari Bea dan Cukai yang saat ini mencapai Rp 152 Triliun.

Penegakan hukum yang kuat memang sangat dibutuhkan, termasuk pengetatan pemeriksaan melalui bandara, pelabuhan, serta jalan-jalan tikus yang menjadi pintu masuk barang ilegal tersebut. Semua ini berpotensi merugikan penerimaan negara dari sektor pajak.

Menurut politisi asal Dapil Jawa Barat IV ini, upaya pengetatan Bea dan Cukai tersebut dapat mengoptimalisasi penerimaan negara yang pada APBN-P 2017 dipatok sebesar Rp 1.736 Triliun. "Untuk diketahui, lebih dari 70 persen penerimaan tersebut bersumber dari pajak," katanya, singkat.

Ia berharap, upaya yang dilakukan Bea dan Cukai ini mampu menggenjot penerimaan negara. Menurutnya, selain membantu optimalisasi penerimaan negara, aksi Bea dan Cukai itu juga menumbuhkan trust public atas institusi Bea dan Cukai itu sendiri. Dan penegakan hukum yang tegas, termasuk di internal Bea dan Cukai sendiri akan menjadi instrumen kunci optimalisasi penerimaan Bea dan Cukai.

"Seluruh kebijakan Bea dan Cukai, termasuk kebijakan usulan baru, akan menjadi sia-sia tanpa adanya koordinasi yang sinergis antarlembaga dan penegakan hukum yang kuat," tandas politisi Fraksi Gerindra.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Wilayah Riau dan Sumatera Barat, Iyan Rubianto menjelaskan, dari hasil operasi yang dilakukan pihaknya, Bea-Cukai Wilayah Riau dan Sumatera Barat berhasil mengamankan barang bukti ilegal, sebanyak 278.314 batang rokok dari berbagai merk dan 504 koli atau 3.904 liter minuman keras beralkohol.

"Jadi pemusnahan barang milik negara ini adalah hasil penindakan Kanwil Bea dan Cukai Wilayah Riau yang ke-6 kali sejak bulan Februari sampai April 2017," ungkap Iyan, seraya menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan-pengawasan terhadap peredaran barang-barang ilegal di Wilayah Riau dan Sumatera Barat.(iw,mp/DPR/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Komisi XI
Bea Cukai Diapresiasi, Rokok dan Minuman Ilegal Dimusnahkan
Kasus JP Morgan Warning atas Bencana Keuangan Negara
Politik Anggaran Pemerintah Tidak Sehat dan Tidak Kredibel
Cetak Uang Baru Tidak Urgen
Inpres Penghematan Tidak Kredibel
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Tiga Pejabat Bank Mandiri Jadi Tersangka Pembobolan Rp 1,47 Triliun
Pemerintah Indonesia Mengusulkan BPIH 2018 Naik 2,58 Persen
Kasatpol PP DKI Jakarta Gebuk Anak Buah Sampai Memar
Komisi IV DPR Tolak Kebijakan Impor Garam
Gerindra: Usut Tuntas Penembakan Kader Gerindra Oleh Oknum Brimob
Zulhasan dan Pat Gulipat Pasal LGBT
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Tegaskan Tidak Ada Fraksi DPR Setujui LGBT
Musim Pilkada di Daerah, BUMD Terancam Jadi 'ATM'
Satu Lagi Janji Ditunaikan: Ini Syarat untuk Miliki Rumah DP Nol Rupiah
Tambang Minyak, Mineral dan Batubara Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Tidak Boleh Ada Penjualan Pulau Kepada Asing
Pasca Kebakaran, Sekitar 100 Koleksi Museum Bahari Hangus Terbakar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]