Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu
Barisan FBI Banjarnegara Dukung Firli Bahuri Jadi Capres 2024
2022-08-06 19:38:17

Barisan FBI Banjarnegara saat menyatakan dukungan kepada Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju menjadi Capres 2024.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Barisan Firli Bahuri untuk Indonesia (Barisan FBI) Kabupaten Banjarnegara menyatakan dukungan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Koordinator Barisan FBI Banjarnegara Muhamad Ilham menilai Firli sosok pemimpin antikorupsi yang bengis terhadap koruptor.

"Ketegasan Pak Firli bikin koruptor kapok, sudah dipenjara, dimiskinkan, disita asetnya, dan keluarga yang nikmati juga tidak tenang," katanya, di Purworejo Klampok, Sabtu (6/8).

Dia menyatakan, kepemimpinan Purnawirawan bintang tiga itu dibutuhkan rakyat Indonesia. Pasalnya, saat ini korupsi telah menjadi penyakit kronik serta menghambat pembangunan di daerah-daerah.

Dengan merujuk kondisi pembangunan di daerahnya, ia menyebut korupsi yang membuat bupati Budhi Sarwono ditangkap KPK berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Hal itu ditunjukkan, antara lain, dengan tingginya tingkat kemiskinan di mana Banjarnegara jadi salah satu daerah termiskin di Jawa Tengah.

"Tokoh pintar mungkin banyak ya, tapi yang tega ke koruptor cuma Pak Firli," tandas Ilham.

Sementara itu, Sekretaris Barisan FBI Banjarnegara Dede Yusuf mengungkapkan, pernyataan dukungan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar untuk menghadirkan alternatif pemimpin Indonesia.

Sosok Firli yang berlatar penegak hukum serta sukses membumikan gerakan antikorupsi dinilai jadi pembeda dari nama-nama capres yang telah lama beredar.

"Kita sepakat masalah kita korupsi, tapi kenapa calon pemimpin tidak ada dari penegak hukum? Nah, Pak Firli ini sudah terbukti maka kita dorong," ujarnya.

Dia menegaskan, Barisan FBI Banjarnegara akan terus bergerak secara sukarela untuk menghimpun dukungan.

Jangkaun gerakan juga akan diperluas ke wilayah lain mengingat sejauh ini sambutan masyarakat sangat positif.

"Sementara ini di Banjarnegara dulu, nanti daerah sekitar seperti Pekalongan, Batang, Kebumen, Wonosobo menyusul. Barisan FBI ini bisa dipakai siapa saja karena kita murni gerakan dari bawah," ungkapnya.

Yusuf meyakini, melalui gerakan spontan di daerah-daerah popularitas Firli bakal terus naik sehingga nantinya didukung partai politik.

"Pak Firli bukan orang partai, tiap hari hanya ngurus korupsi, tapi justeru itulah kami dukung beliau," pungkasnya.(rls/bh/amp)


 
Berita Terkait Pemilu
 
• Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
 
• PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
 
• Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
 
• DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
 
• Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]