Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Pembobolan Bank
Bank Pembangunan Daerah Dibobol, 2 Direksi Diperiksa
Monday 04 Feb 2013 23:37:06

Gedung Kejaksaan Agung RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyidik Kejaksaan Agung, hari ini memeriksa dua direksi perusahaan swasta karena terkait kasus pembobolan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten Tbk Cabang Surabaya.

"Kedua Direksi diperiksa sebagai saksi, adalah Harta Sumiati selaku Direktur CV Nirwana dan Patima, Direktur PT Dana Simba," kata Kapuspenkum Setia Untung kepada wartawan.

Kedua saksi tersebut diperiksa sejak pukul 10.00 WIB di Gedung Bundar JAM Pidsus, dan pemeriksaan terhadap keduanya yakni menyangkut kedudukan kedua perusahaan selaku vendor pakan ikan yang setelah menerima dana dari BPD Jabar dan Banten Tbk Surabaya tidak melaksanakan kegiatannya.

"Tapi dana yang mereka terima dari kedua bank tersebut malah ditransfer ke rekening milik tersangka YS," terang Untung.

Kasus tindak pidana korupsi ini merugikan negara Rp 55 Miliar. Kejagung sebelumnya telah menetapkan tersangka, YS Direktur PT CIP (Cipta Inti Parmindo), DPS (Direktur Komersil PT. E Farm Bisnis Indonesia), DY karyawan PT. Sang Hyang Sri (Mantan Direktur Utama PT. E Farm Bisnis Indonesia) serta ESD (Manajer Komersil PT. BPD Jabar dan Banten Tbk (Bank BJB).

Kasus yang disidik Kejagung terkait dugaan penyimpangan dalam pemberian dan penggunaan fasilitas kredit oleh BPD Jabar dan Banten Tbk, Cabang Surabaya kepada PT. CIP untuk pengadaan bahan baku pakan ikan. Karena dari hasil penyidikan ternyata pemberian kredit tersebut tidak sesuai dengan kebijakan, prosedur perkreditan, analisa kredit termasuk verifikasi serta data/dokumen yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya guna pencairan fasilitas kredit modal kerja.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Pembobolan Bank
 
• Siber Bareskrim Polri Menangkap 2 Tersangka Pembobol Bank dari Dalam Lapas
 
• Bank Pembangunan Daerah Dibobol, 2 Direksi Diperiksa
 
• Sindikat Pembobol Bank Mahir Palsukan Surat Identitas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]