Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Banjir Masih Rendam Perumahan Warga Pondok Labu
Wednesday 02 Nov 2011 18:28:48

Banjir dikawasan Pondok Labu mengganggu aktivitas warga setempat (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Banjir masih melanda di pemukiman warga Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (2/11). Banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Krukut dan telah merendam kawasan RW 03 selama 12 hari.

Menurut Lurah Pondok Labu, Syafri Djani, genangan air sempat berkurang, tapi akibat hujan kembali, debit genangan meningkat dari 20 cm menjadi 60 cm. Genangan air yang paling tinggi berada diwilayah RT 11 yang merupakan kawasan paling rendah. Warga terpaksa kembali mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya bersama pihak terkait mengoperasikan dapur umum dan posko tanggap bencana lainnya di lokasi kejadian. Selain berada di rumah Ketua RW 03, posko tanggap bencana juga didirikan di tanah lapang di RT 009/03. ”Ada sejumlah warga telah mengeluh sakit. Kami siagakan Puskesmas setempat selama 24 jam,” jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Alfan mengakui, kesalahan pihaknya melakukan pemindahan aliran Kali Krukut sepanjang 170 meter dengan lebar kali yang akhirnya menyempit menjadi dua meter. ”Niat awalnya kami ingin mengembalikan ke aliran asli. Ternyata menggenangi rumah warga. Kami akan kembalikan lebar awal, yakni enam meter," jelasnya.

Berdasarkan pantauan BeritaHUKUM.com di lapangan, kawasan rumah warga tersebut masih tergenang banjir setinggi betis orang dewasa. Sebagian tetap berada di rumah berjaga-jaga sebagai antisipasi banjir susulan. Sementara sebagian lagi melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, mereka masih tetap bersikap waspada menghadapi banjir yang tak terduga.(dbs/biz)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]