Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Dana Desa
Bangunan dari Dana Desa di Gedung Sako 1 Tahun 2017 Sudah Rusak Parah
2018-07-13 20:01:34

Tampak kondisi Rabat Beton 2017 di Desa Gedung Sako 1, Kaur yang dibangun dari Dana Desa 2017 sudah rusak parah.( Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Tudingan akibat lemahnya pengawasan di kabupaten Kaur, Bengkulu dari setiap unsur, mulai tingkat desa, kecamatan serta lemahnya penegakan hukum sehingga baru pembangunan selesai dikerjakan 7 bulan kini sudah banyak yang hancur.

Ketua BPD Desa Gedung Sako 1, Umi Minarmi mengatakan bahwa, "sejak kami diangkat tahun 2015 yang lalu, peran sebagai pengawasan tingkat desa tidak pernah di fungsikan sebagai mana mestinya," ujar Umi, Jumat (13/7).

Hal yang wajar kalau pembangunan Rabat Beton 2017 sudah banyak yang hancur dan jalan tersebut sudah berlubang dan bergelombang. "Kebiasaan terjadi yang dilakukan panitia pembangunan bila ada pengawasan dari kecamatan dan kabupaten mau datang mengunjungi desa kami, seluruh panitia sibuk memoles jalan yang sudah rusak ini agar terkesan baik," ungkap Umi Minarmi.
.
Umi menambahkan, "semestinya aparat penegakan hukum sesekali mengawasi penggunaan Dana Desa ini, agar mengetahui persis cara pengerjaan dan pembangunan ini dilapangan sudah sesuai dengan RAB atau belum," jelasnya.

Sehingga keinginan pemerintah mengucurkan dana yang besar sampai Rp. 800.000.000,- ini memuaskan dan tepat sasaran, serta juga ada itikad keseriusan para panitia dan Kepala Desa untuk membangun yang berkualitas. "Bila ini dibiyarkan berlarut-larut dikhawatirkan, masyarakat semakin dirugikan pungkas," umi Minarni.(bh/aty)


 
Berita Terkait Dana Desa
 
Jaksa Agung dan Ketua KPK Bareng Kawal Dana Desa, Pengamat Optimis Visi Misi Jokowi Terwujud
 
Perkuat Pengawasan Dana Desa, KPK-Kemendes PDTT Sepakati Pertukaran Data dan Informasi
 
Kejari Karo MoU Dengan Para Kades Untuk Melakukan Pendampingan Hukum Terkait Dana Desa
 
LSM SPAK Kantongi Beberapa Masalah Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Kabupaten Gorut
 
Dana BOS dan Dana Desa Jangan Digunakan untuk Tarian Mopobibi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]