Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ramadhan
Bandara Polonia Mulai Padat
Sunday 12 Aug 2012 21:41:27

Burhan sedang menunggu Keberangkatan pesawat diterminal Polonia Medan (Foto: Berita HUKUM.com/put)
MEDAN, Berita HUKUM - Lonjakan jumlah penumpang kedatangan mulai terasa di Bandara Internasional Polonia Medan. Kepadatan mulai terlihat di terminal Kedatangan Bandara Polonia, hari ini minggu (12/8). Menurut burhan, salah seorang penumpang di Bandara Polonia, kepergiannya mudik kali ini memang lebih cepat dari pemudik lainnya. “Nanti kalau sudah dekat-dekat pasti makin padat”.

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang petugas Bandara, kemungkinan puncak mudik di Bandara Polonia akan terjadi pada tanggal 17 Agustus. “Malam 16 Agustus diperkirakan akan lebih ramai lagi, dan berlanjut hingga 17 bahkan 18 Agustus. Karena pegawai pada hari itu sudah mulai libur”, terangnya.

Sebelumnya, Anthony Siahaan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut mengatakan, trend menggunakan jasa transportasi udara untuk mudik sudah terjadi sejak tahun 2009 hingga 2011 dan peningkatannya mencapai 17 persen.

"Menggunakan jasa transportasi udara untuk mudik, disamping cepat dan nyaman, harga juga bisa bersaing untuk diperoleh. Tarifnya menggunakan tarif batas atas", kata Anthony Siahaan di Medan.

Menurut Anthony, keinginan masyarakat menggunakan jasa transportasi udara karena bisa cepat tiba ditujuan, khususnya tujuan keluar kota. "Jika menggunakan jalur transportasi darat tujuan keluar kota, memakan waktu yang lama", ujar Anthony.

Apalagi sekarang ini pendapatan masyarakat sudah semakin baik dan dapat menjangkau tarif atau harga penerbangan yang ditetapkan. Untuk pemudik yang menggunakan jasa transportasi darat, menurut Anthony, juga terlihat tinggi, hal tersebut dapat dilihat dari semakin banyaknya kendaraan dan kenaikan para pemudik yang menggunakan jalur darat diprediksi mencapai 15 persen.

Dinas Perhubungan Sumut, sudah melakukan persiapan menjelang mudik lebaran, khususnya untuk angkutan orang, sudah melakukan koordinasi dengan Dishub kabupaten/ kota serta instansi terkait. "Dishub Sumut bersama Dishub kabupaten/ kota melakukan pemeriksaan terhadap kru dan angkutan di Terminal Amplas dan Terminal Pinang Baris Medan", ujar Anthony.

Ditempat yang berbeda, Humas Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia Medan, Firdaus mengatakan, lonjakan penumpang arus mudik melalui Bandara Polonia Medan diprediksi mengalami kenaikan mencapai 20 persen dari tahun sebelumnya."Lonjakan penumpang tersebut diperkirakan terjadi pada H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah," kata Firdaus.

AP II Bandara Polonia, sudah melakukan koordinasi dengan mitra kerja pimpinan airline, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada mudik lebaran. Biasanya, sebut Firdaus, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, disiapkan extra flight atau penambahan seat pesawat. Artinya, pesawat yang disiapkan lebih besar dari pada pesawat yang sebelumnya. Pihak AP II Bandara Polonia, papar Firdaus, juga menyiapkan posko lebaran yang ditempatkan di Terminal Bandara Polonia Medan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Ramadhan
 
Penjelasan Muhammadiyah Menetapkan Waktu Puasa Ramadan, Idulfitri, Puasa Arafah dan Iduladha
 
Benny Rhamdani Dukung Instruksi Presiden Jokowi Larang Pejabat Pemerintahan Adakan Bukber
 
Larangan Bukber bagi Pejabat Berpotensi Mengalami Perluasan Makna
 
HNW, Soal Larangan Bukber Bagi ASN, Negara Harusnya Adil, Edaran Itu Agar Dikoreksi dan Dicabut Saja
 
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 Hijriah Jatuh pada 23 Maret 2023
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]