Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Baku Tembak, Perampok Motor Tewas Didor di Depok
Friday 23 Aug 2013 14:50:59

Ilustrasi, Penembakan.(Foto: Ist)
DEPOK, Berita HUKUM - Aksi baku tembak antara anggota buser Polresta Depok dan kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di RT 004/ RW 019, Kebayunan, Tapos, Depok. Baku tembak berakhir dengan tewasnya satu pelaku, sedangkan tiga lainnya kabur menggunakan dua sepeda motor.

Dari identitas yang ditemukan, bandit yang tewas bernama Zaenal, 35 tahun, warga Dusuan Negri Agung, RT 05/06, Kabupaten Lampung Timur. Senjata api rakitan jenis revolver berikut enam buah kunci letter T juga ditemukan dari pelaku. Zaenal terkapar dengan perut dan kaki kanan tertembus peluru.

Baku tembak berlangsung di depan gudang ikan di Jalan Kebayunan, Tapos, Kota Depok. Di lokasi ini memang dikenal rawan pencurian motor dan dalam sebulan ini sudah tiga kali terjadi pencurian.

Kapolresta Depok Kombes Achmad Kartiko menjelaskan, tujuh petugas gabungan buser (buru serga) dari Polsek Cimanggis dan Polres Depok, melakukan patroli menggunakan mobil Avanza. Daerah Tapos menjadi target patroli karena kerap terjadi aksi kriminal.

Dari kejauhan, petugas melihat empat pria berkendaraan dua sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Empat lelaki itu mendekati sebuah sepeda motor milik Sunardi, 35 tahun, yang diparkir di depan gudang. “Di antara pelaku kemudian mengutak-atik motor,” kata kapolres, seperti dikutip dari portalkriminal.com.

Petugas pun bergerak mendekat, namun belum dekat satu pelaku langsung mengacungkan senjata api ke arah polisi. Baku tembak terjadi, anggota buser berlindung di balik mobil patroli, polisi pun menembak satu pelaku.

Sementara itu, tiga pelaku meloloskan diri menggunakan dua sepeda motor Yamaha Mio.

Kata Kapolres, dari aksi baku tembak tersebut dua pelaku kena tembak. Satu dibagian kaki, dan satu dibagian punggung serta kaki, sementara dua pelaku lainnya kabur ke arah Gunung Putri, Bogor.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap sindikat pelaku yang tewas tersebut. Dugaan kuat para sindikat ini kerap beraksi di daerah Tapos khususnya Kebayunan,” katanya.(jak/gun/pkc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Perampokan
 
• 3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
• Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
• Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]