Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Badai Salju Kembali Landa Puluhan Negara Bagian AS
Friday 07 Feb 2014 17:44:03

Badai Salju di Arkansas hingga New Jersey Amerika Serikat.(Foto: Istimewa)
AS, Berita HUKUM - Sedikitnya 32 negara bagian di wilayah timur laut dan tengah Amerika Serikat dihantam badai salju sejak beberapa hari terakhir. Sebulan lalu, suhu ekstrem juga melanda kawasan yang sama.

Seorang pakar dari Badan Cuaca Nasional AS menyebut tumpukan salju akibat badai dapat mencapai 12 inci. Hingga Kamis (6/2) pagi, ia menyebut warga perlu mewaspadai meningkatnya curah hujan es (sleet) dengan temperatur ekstrem, dilansir dari Xinhua.

Di sejumlah daerah, jarak pandang bahkan nyaris nol atau tertutup sama sekali. Kendaraan pengeruk salju pun terus bekerja dari pagi hingga malam.

Badai salju juga mengancam terjadinya pemadaman listrik, bertambahnya penundaan penerbangan pesawat dan mengganggu arus lalu lintas. Tidak jarang, mobil yang melaju tergelincir akibat licinnya permukaan jalan.

Para Gubernur, mulai dari negara bagian Arkansas hingga New Jersey, telah mengeluarkan status darurat bencana. Sementara kota-kota besar seperti New York, Philadelphia dan Washington, dikabarkan tidak akan terkena dampak badai yang terlalu parah seperti di daerah lain. Kendati begitu, otoritas setempat tetap mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi dinginnya hujan es.

Rabu kemarin, Badan Cuaca Nasional AS mengeluarkan peringatan badai bagi warga yang hendak bepergian atau beraktivitas di jalanan kota pada siang hari. Sejauh ini, lebih dari 2.000 penerbangan dari dan menuju bandara AS telah dibatalkan.(wly/xin/bhc/rby)


 
Berita Terkait Badai
 
• Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
• Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
• 10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
• Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
• Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]