Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BNPB
BNPB: Banjir Diprediksi Tiba di Jakarta Sekitar Pukul 03:00 WIB
Monday 04 Mar 2013 23:41:42

Pintu Air Katulampa.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Status Bendungan Katulampa Bogor ditingkatkan jadi siaga I. Banjir diperkirakan bakal tiba di Jakarta subuh nanti sekitar pukul 03:00 WIB.

"Diperkirakan pada hari Selasa (5/3) pagi hari yaitu sekitar pukul 03:00-05:00 WIB banjir bakal menggenangi permukiman sekitar Sungai Ciliwung," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya, Senin (4/3).

BNPB memperkirakan banjir ini bahkan lebih dahsyat dibanding banjir yang menerjang Jakarta 15 Januari 2013. Saat itu, tinggi air di Bendung Katulampa mencapai 210 cm. Namun saat ini air di Bendung Katulampa sudah mencapai 250 cm pada pukul 18:00 WIB.

"Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (4/3) siang menyebabkan tinggi muka air Bendung Katulampa naik secara cepat. Pada pukul 17:40 Wib posisi 220 cm dan pukul 18:00 WIB naik menjadi 250 cm," lanjut Sutopo.

Daerah-daerah yang mungkin nantinya bakal tergenang banjir adalah daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Di Jakarta Timur, kawasan yang berpotensi banjir adalah Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis.

"Jakarta Selatan adalah kawasan Kelurahan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, Bukit Duri," tandasnya.

BNPB juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD DKI Jakarta. Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyiapkan logistik dan peralatan pada titik rawan banjir. "Kita sudah koordinasikan dengan pemerintah setempat. Warga diminta untuk waspada," imbaunya.(bnp/bhc/sya)


 
Berita Terkait BNPB
 
Tak Capai Kesepakatan, Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana Dihentikan
 
HNW Minta Kepala BNPB, Perkuat Lembaga yang Dipimpinnya
 
Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, Gantikan Doni Monardo
 
Kepala BNPB: Lebih Baik Cerewet Daripada Korban COVID-19 Berderet-Deret
 
Launching Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siap Untuk Selamat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]