Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
BNN
BNN: Ada 68 Jenis Narkotika Jenis Baru Masuk ke Indonesia
2017-12-27 15:57:52

Ka BNN Komjen Budi Waseso, didampingi para pejabat utama saat Press Release Akhir Tahun 2017, Badan Narkotika Nasional di kantor BNN Jakarta, Rabu (27/12).(Foto: @INFOBNN)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan sebanyak 793 zat narkotika jenis baru yang telah dilaporkan oleh 106 negara, yang perlu menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

"793 zat jenis baru atau New Pscychoative Substance (NPS), kerap menjadi modus operandi jaringan sindikat narkoba untuk menyelundupkan narkoba dalam bentuk lain dengan efek yang bahkan lebih dahsyat dari narkoba pada jenis umumnya," kata Budi di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/12).

Menurut Budi dari peredaran narkotika jenis baru sudah diidentifikasi oleh Badan Narkotika Nasional sebanyak 68 zat NPS, yang masuk ke Indonesia.

"Dari peredaran NPS di dunia, telah didentifikasi sebanyak 68 zat NPS yang telah masuk dan beredar luas di Indonesia," ujar Budi.

Menurut Budi, baru 60 zat NPS yang memiliki ketetapan hukum melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

"Untuk 8 zat NPS yang belum, tidak kami sebutkan (jenisnya), ya nanti kalian pakai lagi," kata Budi.

Selama tahun 2017 BNN menyita sejumlah barang bukti seperti sabu seberat 4,71 ton, ganja 151,22 ton, ekstasi sebanyak 2.940.748 butir seberat 624,84 kilogram.

Sebanyak 79 orang dilakukan tindakan tegas dengan ditembak di tempat. Sementara sebanyak 58.365 sudah ditetapkan tersangka.(pa/wh/suara.com/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait BNN
BNN: Ada 68 Jenis Narkotika Jenis Baru Masuk ke Indonesia
Sebanyak 500 PNS dan Non PNS di Kecamatan Pademangan Tes Urine oleh BNN
BNN Ungkap Sindikat dengan 25 Kg Sabu yang Disimpan di Kotak Pendingin Ikan
BNN Musnahkan 30,3 Kg Sabu dari 7 Kasus dengan 18 Tersangka
BNN Tangkap 11 Pelaku Narkoba dengan Barbuk 48,16 Kg Asal Tiongkok
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Soliditas TNI-Polri Harus Tetap Dipertahankan
Tiga Pejabat Bank Mandiri Jadi Tersangka Pembobolan Rp 1,47 Triliun
Pemerintah Indonesia Mengusulkan BPIH 2018 Naik 2,58 Persen
Kasatpol PP DKI Jakarta Gebuk Anak Buah Sampai Memar
Komisi IV DPR Tolak Kebijakan Impor Garam
Gerindra: Usut Tuntas Penembakan Kader Gerindra Oleh Oknum Brimob
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Tegaskan Tidak Ada Fraksi DPR Setujui LGBT
Musim Pilkada di Daerah, BUMD Terancam Jadi 'ATM'
Satu Lagi Janji Ditunaikan: Ini Syarat untuk Miliki Rumah DP Nol Rupiah
Tambang Minyak, Mineral dan Batubara Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Tidak Boleh Ada Penjualan Pulau Kepada Asing
Pasca Kebakaran, Sekitar 100 Koleksi Museum Bahari Hangus Terbakar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]