Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kenaikan Harga BBM
BEM Se-Aceh Kembali Demo Kenaikan BBM
Wednesday 19 Jun 2013 13:34:12

Aksi demo puluhan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Aceh, Rabu (19/6), di halaman gedung DPRK Aceh Utara.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Puluhan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Aceh pada Rabu (19/6) menggelar aksi demo terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di halaman gedung DPRK Aceh Utara.

Mereka menuntut pemerintah daerah untuk mengawasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dari dampak kenaikan BBM. Mereka juga menuntut agar pemerintah dapat memberikan BLSM tepat sasaran. Pada dasarnya mereka menolak kenaikan BBM, tapi kalaupun terjadi dengan syarat harga kebutuhan pokok tetap stabil. Jika kebutuhan pokok tetap terjadi kenaikan, maka mereka secara tegas mengambil sikap menolak kenaikan harga BBM.

"Kita akan mengambil sikap tegas, jika poin-poin dimaksud tidak dikabulkan oleh pemerintah," tegas Koordinator aksi Trijuanda, serta puluhan mahasiswa lainya seraya meneriakkan yel-yel.

Adapun yang tergabung dalam aksi demo tersebut yaitu Koordinator BEM se-Aceh, Koordinator wilayah 2 BEM se-Aceh, BEM Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, DEMA STAIN Malikussaleh, STIKES Muhammadiyah Lhokseumawe, BEM Universitas Al-Muslim Cunda, STAI Jamiatul Tarbiah Lhoksukon, HMI Aceh Utara dan Lhokseumawe, Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh (FKMA), BEM Fakultas Pertanian Unimal, DEMA Fakultas Syariah STAIN Malikussaleh, HIMIAN Unimal, serta HIMATESIN Unimal.

Aksi demo berlangsung mulai pukul 10:00 WIB sampai pukul 11:00 WIB. Usai berorasi di gedung DPRK, puluhan mahasiswa kemudian bergerak memantau SPBU setempat.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]