Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Demo Didepan Gedung KPK
BEM SI: Abraham Samad Telah Mati Tidak Bisa Selesaikan Skandal Kasus Bank Century
Tuesday 21 May 2013 14:42:23

Aksi teatrikal Mahasiswa dengan membawa mayat dengan kain pocong, dan serta kemenyan dan nisan bertuliskan kematian nurani Abraham Samad didepan Pintu masuk Loby gedung KPK, Selasa (21/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi ribuan Aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia, melakukan aksi unjuk rasa penuntasan kasus Mega Skandal Bank Century, di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa (21/5).

Aksi teatrikal dengan membawa mayat dengan kain pocong, dan serta kemenyan dan nisan bertuliskan kematian nurani Abraham Samad, aksi teatrikal ini mendapat perlawanan dari anggota Polisi Ipda Juda, namun para mahasiswa ini tidak menggubris dan terus melakukan aksinya di depan pintu masuk terperiksa di gedung KPK Jakarta.

Sementara sebagian besar lain di luar gedung KPK melakukan orasi, dari seorang mahasiswa BEM SI mengungkapkan KPK seharusnya berhasil memberantas koruptor kakap di Indonesia, tangkap Budiono, dan periksa tersangka kasus sekandal mega projek Century dan tersangka Hambalang.

BEM Seluruh Indonesia ini, menyayikan lagu Indonesia Raya, sambil terus menanti Abraham Samad untuk keluar, dan menemui mereka.

Sedangkan di dalam gedung KPK sendiri puluhan perwakilan BEM SI, telah menemui perwakilan KPK, untuk meminta Abraham Samad turun dan menandatangani MoU penuntasan kasus Bank Century.

Hingga berita ini di turunkan aksi unjuk rasa dari BEM SI, masih terus melakukan orasi dan mimbar bebas, terlihat saling bergantian sambil terus meneriakkan semangat 15 tahun reformasi yang di anggap masih gagal lambatnya kinerja aparat penegak hukum.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]