Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Petani
Ayo Bantu, Logistik Aksi Petani Jalan Kaki Jambi-Jakarta Menipis
2016-03-30 07:15:55

Aksi Jalan Kaki Jambi-Jakarta Para Petani dan Suku Anak Dalam Saat di Desa Sri Gunung, Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumsel, Selasa (29/3).(Foto: Istimewa)
MUSI BANYUASIN, Berita HUKUM - Memasuki hari ke 12, rombongan Aksi Jalan Kaki Jambi-Jakarta para petani dan warga Suku Anak Dalam mencapai daerah Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Mereka masih butuh sekitar 28 hari lagi mencapai Jakarta.

Joko Supriyadi Nata, Koordinator Lapangan aksi ini melaporkan malam ini rombongan menginap di kantor Camat Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Siang tadi rombongan berangkat dari desa Sri Gunung, setelah istirahat sejak kemarin.

"Kedatangan kami kemarin di sambut langsung Ibu Kepala Desa Sri Gunung, Destiana Nilawati," ujar Joko, Selasa (29/3). Selain itu oleh Destiana para peserta aksi di jamu dan di beri bantuan pemeriksaan kesehatan oleh dokter dan tenaga para medis.

Berdasarkan pemeriksaan dr John Simatupang, dokter Puskesmas setempat ada tiga orang peserta yang harus dirawat dan 15 orang harus menjalani rawat jalan. Tiga orang yang harus dirawat adalah Leman (32), Purba (37) dan Olmes (29).

Namun, setelah menjalani perawatan mereka tetap mengikuti dan melanjutkan perjalanan bersama rombongan. Saat melepas peserta aksi, Destiana memberikan bantuan bekal atau logistik berupa mie instan dan air minum.

Joko mengakui setelah menempuh perjalanan selama 12 hari, persediaan logistik aksi yang menamakan Gerakan Pasal 33 UUD 45 menipis. Sehingga bantuan Kepala Desa Sri Gunung, Destiana sangat membantu dan meringankan bagi peserta aksi.

"Karena persediaan logistik yang menipis kami menyiasati dengan makan dua kali sehari. Ini bertujuan untuk menjaga agar kami bisa bertahan sampai Jakarta. Mohon bantuan dan solidaritasnya," ujar Joko, yang bisa dihubungi di nomor hape : 0852 6888 1844.(ris/teropongsenayan/bh/sya)


 
Berita Terkait Petani
 
• Miris Petani Buang Hasil Panen Raya, Daniel Johan Desak Pemerintah Lakukan Intervensi
 
• Petani Boyolali Soroti Soal Anggaran Pemilu 110,4 T, Giliran Harga Tomat Dibiarkan Anjlok
 
• PKS: Pak Jokowi, Petani Muda Hanya 8 Persen Bukan 29 Persen
 
• Pemerintah Harus Data Ulang Kartu Tani Agar Tepat Sasaran
 
• Tebang Pohon Jati di Kebunnya, Tiga Petani di Soppeng Divonis 3 Bulan Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]