Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Samarinda
Atasi Kebakaran di BPN Samarinda, Anggota Pemadam Kebakaran Tewas
Saturday 05 Sep 2015 06:21:21

Korban Budianto saat akan dibawah dari RS Darajat ke RSU AW Sjahrani Samarinda.(Foto: BH/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Musibah kebakaran akhir-akhir ini mengintai kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menyusul kemarau panjang yang melanda kota ini, sehingga membuat semua warga kota tepian harus waspada dengan amukan si jago merah. Kebakaran yang terjadi pada, Kamis (3/9) sekitar pukul 20.10 Wita yang terjadi di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kota Samarinda yang terletak di Jl. Dahlia Samarinda memakan korban.

Peristiwa naas memiluhkan terjadi ketika anggota PMK beserta anggota balakar sibuk memadamkan api yang menjilat pada gedung ruang arsip kantor tersebut, tiba-tiba saja meluncur dengan deras sebuah mobil PMK seberat 4 ton kemudian menambrak PMK lainnya, yang mengakibatkan korban Budianto (45) tersebut diantara dua mobil dan tewas setelah dilarikan ke RS Darajat, yang berjarak hanya 500 meter dari tempak kejadian.

"Budianto dari Posko BPBD Jalan Mulawarman terjepit diantara dua truk pemadam kebakaran saat hendak menyalakan pompa air yang berada di belakang kantor BPN tiba-tiba satu mobil tangki meluncur kencang dan menabraknya, sehinggi terjepit diantara dua mobil," ujar salah seorang rekan Balakcana yang lainnya.

Sumber dari rekan PMK lainnya bahwa, saat itu Budianto baru datang dan bersiap siap untuk menyalahkan pompa air, namun tiba tiba mobil tangki lain yang baru datang tiba-tiba menambraknya, saya mendengar ada teriakan minta tolong dan saya langsung menuju kesuara teriakan, saya meliat korban Budianto sudah tergeletak, terang Arvin salah seorang petugas PMK.

"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Derajat, namun korban tidak bisa tertolong dan langsung di bawah ke RSU," ujar Alfin.

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Abdul Rahman yang dikonfirmasi membenarkan, kalau saat kejadian Budianto hendak menyalakan mesin di bagian belakang truk.

“Yang saya tahu korban hendak menyalakan mesin, untuk kejadian jelasnya saya belum mengetahui pasti, saya pastikan jika kondisi truk yang menabrak Budianto dalam keadaan layak jalan," pungkas Abdu Rahman (bh/gaj)


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]