Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Narkoba
Artis Steve Emmanuel Mengaku Menggunakan Kokain Sejak 2008
2018-12-27 21:03:00

Tersangka narkoba Steve Emmanuel saat jumpa pers Argo di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/12).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Steve Emmanuel mengaku membeli kokain dari Belanda karena kualitasnya.

"Kokain dari Belanda dinilai punya kualitas baik, karena belum dicampur bahan lain. Pesan dari Belanda 1 ons, kenapa Belanda? Karena dari Indonesia (kokainnya) kurang bagus," kata Argo di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/12).

Steve mengaku menggunakan kokain sejak 2008 dan hanya menggunakan untuk dirinya sendiri.

Steve menyesali perbuatannya telah menggunakan narkotika. Ia mengaku tidak akan kembali menggunakan barang ilegal tersebut. "Saya menyesal. Tidak akan mengulangi lagi," ujar Steve.

Selain itu, Steve juga berpesan kepada seluruh koleganya untuk tidak bernasib seperti dirinya dan tidak menggunakan narkotika. "Intinya buat temen-temen jangan meniru saya," ucapnya.

Steve ditangkap di sebuah lobi kondominium di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, oleh Timsus III Narkoba Polres Jakarta Barat, Jumat (21/12).

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan kokain seberat 92,04 gram dan alat pengisap kokain yang dikenal dengan istilah bullet.

Steve mengaku kokain miliknya itu dibeli di Belanda pada September 2018 sebanyak 100 gram.

Steve dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Sub 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara mininum 5 tahun.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti 137 Kg Sabu-Sabu
Polda Metro dan Bea Cukai Tanjung Priok Mengungkap 30 Bungkus Teh Cina Berisi Sabu 31,7 Kg
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Kosmetik, Obat-Obatan
BNN Menangkap 4 Tersangka Sabu 50 Kg dan Ekstasi 23 Ribu Butir dari Malaysia
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
BW 'Telanjangi' Saksi TKN, Ternyata Bukan Spesifik Ahli Pemilu Tapi Soal Pidana
MK Harus Melek Kecurangan Pilpres Jika Tak Mau Demokrasi Menjadi Democrazy
Mari Kita Runtuhkan Langit untuk Menegakkan Keadilan
Anies Baswedan: 'Wajah Baru Jakarta' di Malam Puncak HUT ke-492 Kota Jakarta
Legislator Sesalkan Sanksi Pengurangan Dana BOS Kepada Sekolah
TSK Penganiyaya Wartawan Tidak Juga Ditahan Hingga Berkas Dilimpahkan ke Kejari Kaur
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Said Didu: Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi Sidang PHPU di MK
Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]