Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Arab Saudi
Arab Saudi Akan Bangun Gedung Tertinggi di Dunia
Friday 22 Feb 2013 14:13:29

Gedung kingdom tower Arab Saudi.(Foto: Ist)
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Perusahaan yang membangun gedung pencakar langit Shard di London terpilih untuk membangun menara di Arab Saudi yang direncanakan akan menjadi yang tertinggi di dunia, Jum'at (22/2).

Tim Mace dari London akan bekerja sama dengan perusahaan Inggris EC Harris untuk membangun Kingdom Tower di Jeddah.

Jika usai nanti, bangunan itu akan mencapai ketinggian 1.000 meter, atau tiga kali lebih tinggi dari Shard.

Menara itu juga akan 170 meter lebih tinggi dari bangunan tertinggi dunia saat ini yaitu Burj Khalifa di Dubai.

Pembangunan Kingdom Tower, yang akan menghadap Laut Merah tersebut, diperkirakan menghabiskan dana sekitar £780 juta (Rp. 11,5 triliun) dan akan memakan waktu lima tahun.

Gedung itu akan terdiri dari hotel bintang lima, apartemen, ruang kantor dan observatory untuk mengamati benda-benda langit.

Mark Reynolds, direktur utama Mace mengatakan, "Kingdom Tower adalah sebuah proyek yang memiliki kepentingan dan ambisi internasional dan kami sangat senang bisa menjadi bagian dari tim gabungan untuk mewujudkannya," ujarnya.

Keith Brooks, kepala properti dan infrastruktur sosial di EC Harris mengatakan, "Kingdom Tower adalah bangunan penting yang akan menunjukkan ambisi Arab Saudi pada dunia," katanya.

Jeddah Economic Company, yang menunjuk kedua perusahaan itu, mengatakan menara tersebut adalah visi Pangeran Al-Waleed bin Talal.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Arab Saudi
 
Beredar Foto Pegunungan di Mekkah Arab Saudi Menghijau, Benarkah Tanda-Tanda Kiamat Sudah Dekat?
 
Saudi: Alasan OPEC+ Kurangi Produksi Minyak karena Ekonomi
 
Uni Emirat Arab Sulut Konflik dengan Arab Saudi Soal Kuota Minyak
 
Arab Saudi Usulkan Rencana Perdamaian untuk Mengakhiri Perang Saudara Selama Hampir 6 Tahun
 
Raja Salman Pecat Anggota Keluarga Kerajaan dari Kementerian Pertahanan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]