Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Ashanty
Anang dan Ashanty Diperiksa Polisi
Thursday 22 Dec 2011 22:31:52

Ashanty dan Anang Hermansyah (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dua pasangan penyanyi, Anang Hermansyah dan Ashanty, keluar dari ruang penyidik Direskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (22/12). Namun, keduanya kompak membantah bahwa kedatangannya terkait kasus penipuan.

Mereka bilang, hanya menghadiri perayaan ulang tahun salah seorang perwira polisi di Polda Metro Jaya. "Temannya Mas Anang, Mas Helmi Santika (Kasat Jatanras Polda Metro Jaya) ulang tahun. Tadi kami bikin perayaan kecil-kecilan. Makan kue, nyanyi-nyanyi," kata Ashanty.

Keterangan berbeda didapat wartawan dari salah seorang petugas di lingkungan Polda Metro Jaya. Menurut pria yang enggan disebutkan namanya itu, Anang dan Ashanty memang telah melaporkan kasus penipuan. "Tadi malam Ashanty juga ke sini (Polda). Tapi malam sekali. Pelakunya sudah tertangkap, kok," ujarnya.

Anang disibukkan perkara penipuan. Tapi bukan dia sebagai pelaku. Anang sudah beberapa kali mendatangi Mapolda Metro Jaya dan dimintai keterangan sebagai pelapor atau saksi korban. "Sudah beberapa kali ke sini. Untuk hari ini, dia baru datang sore tadi," ujar sang petugas kepada wartawan.

Belum diketahui pasti kasus penipuan apa yang dialami oleh kekasih sekaligus pasangan duet Ashanty itu. Hingga pukul 18.10 WIB, dia masih berada di dalam ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya.(tbc/irw)


 
Berita Terkait Ashanty
 
Ashanty Siap Datang ke Pengadilan Usai Datang Dituntut Rp 9,4 Miliar
 
Anang dan Ashanty Diperiksa Polisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]