Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Anak Tega Bunuh Ayah Kandungnya
Thursday 01 Sep 2011 21:13:11

Ilustrasi
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tragis. Entah setan apa yang merasuki jiwanya, hingga Ibnu Mudir (17) tega menghabisi ayah kandungnya, Muhammad Syahri (49). Korban tewas dihabisi di dalam rumah kontrakannya, Jalan Dewa Ujung, RT 09/07, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/9) pukul 12.30 WIB.

Pria paruh baya ini tewas dengan kondisi mengenaskan. Bagian depan dan belakang kepala mengalami luka bacok. Luka lainnya juga tampak di bagian kaki kanan, rahang kiri serta bagian punggung. Usai membunuh ayahnya, pelaku langsung menyerahkan diri bersama barang bukti golok, tusukan es serta satu kunci pipa.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan, peristiwa ini bermula dari korban yang cekcok dengan istrinya, Maryam (38). Saat itu, Syahri berupaya menganiaya Maryam dengan menggunakan sebilah golok yang digenggam korban. Pada saat mengayuhkan goloknya itulah, Maryam—yang sehari-hari jualan gorengan keliliing—berteriak histeris minta tolong kepada anaknya, Ibnu.

Ibnu yang sedang tertidur lelap itu pun terbangun. Ia lantas melihat ayah kandungnya sedang mengarahkan sebilah golok dan langsung menangkis dengan tangan kanannya hingga terluka parah. Pada saat golak berhasil direbutnya dari Syahri, Ibnu berbalik membacok berkali-kali kearah korban, yang baru saja sembuh dari penyakit stroke.

Bacokan putra pertama dari empat anak pasangan Syahri dan Maryam itu, mengakibatkan korban meregang nyawa dengan luka parah di sekujur tubuh. Melihat korban tewas terkapar, membuat isteri korban, Maryam kembali teriak histeris minta tolong. Teriakan pedagang pisang goreng itu membuat warga sekitar berhamburan ke tempat kejadian, lalu melaporkan peristiwa mengenaskan itu ke kantor polisi.

Dari hasil laporan warga, tidak lama kemudian petugas Polsek Metro Ciracas mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan warga sekitar. Selanjutnya, polisi mengamankan pelaku, dan membawa korban ke RS Polri untuk dilakukan otopsi.

"Setelah pelaku dibawa ke RS Polri, untuk diobati akibat luka bacok di telapak tangan kanan, kami telah mengamankan di kantor polisi. Petugas masih memeriksa ksus ini, meski pelaku sudah kami amankan," kata Kapolsek Metro Ciracas Kompol Senen.(pkc/irw)

Share : |

 
Berita Terkait Pembunuhan
Polisi Menangkap Dosen UNM Makassar Pembunuh Teman Sekantornya dalam Mobil
Penyanyi Rap Gay, Kevin Fret, Ditembak Mati di Puerto Rico
Chiko Terbukti Membunuh di THM, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara
Chatingan Facebook Membawa Maut, Suami Bunuh Mantan Pacar Istrinya di Samarinda
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Jaksa Agung Serahkan Aset Rampasan Terpidana Korupsi Adrian Waworuntu ke Kejati NTT
DPR: Rencana Pemindahan Ibukota Ancam Kedaulatan Nasional
Gerakan Bela Korban Pinjaman Online Demo di Depan KPK: Stop Rentenir Online!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]