Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Amien Rais: Sekarang Kita Tak Lagi Pakai People Power, Tapi ....
2019-05-15 12:29:48

Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandiaga, Prof Dr H. Amien Rais.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Amien Rais sempat menyinggung sejumlah tokoh BPN yang diciduk lantaran bicara mengenai people power diantaranya; Eggi Sudjana yang kini telah ditahan. Amien menegaskan dan mengingatkan bahwa mulai saat ini istilah people power tak lagi digunakan.

"Dari sekarang kita tidak gunakan people power tapi gunakan Gerakan Kedaulatan Rakyat," teriak Amien, yang juga dikenal sebagai tokoh utama Reformasi Indonesia pada tahun 1998 lalu, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).

Dengan nada cukup tinggi, mantan Ketua Umum PAN itu mengingatkan masyarakat untuk tidak takut membela kebenaran. "Siapa yang menghadapi rakyat insyallah kita gilas bersama sama," tegasnya.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak juga menanggapi pernyataan Amien tersebut. Menurutnya ungkapan itu adalah satir yang disampaikan Amien. Namun ia berpendapat bahwa kedua istilah tersebut pada dasarnya sama saja.

"People power itu bukan sesuatu yang sebenarnya menakutkan, people power itu ungkapan protes masyarakat. Pemilu juga people power," jelasnya.

Menurutnya yang tidak diperbolehkan adalah anarkisme, dan mengganti dasar negara. Apalagi, imbuhnya, menggunakan senjata untuk merebut kekuasaan. "Itu nggak boleh. Jadi kalau ada orang yang mengancam sedang protes, itu justru tindakan inkonstitusional dan itu tindakan makar," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Polisi menangkap politikus PAN Eggi Sudjana terkait kasus dugaan makar. Penangkapan itu dilakukan saat Eggi tengah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sejak Senin (13/5).

Dalam kasusnya, Eggi diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan sesuatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, pada 17 April 2019 di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Eggi dilaporkan oleh pendukung Jokowi terkait ucapan people power saat deklarasi kemenangan Prabowo di Kertanegara, 17 April 2019. Eggi mengatakan akan menggerakkan people power jika Prabowo-Sandi kalah karena kecurangan.(dbs/republika/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
108 Jenderal Purnawirawan - Front Kedaulatan Bangsa: Inilah 8 Pesan Moral Wajib TNI- POLRI
Emak Emak Militan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]