Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Alibaba
Alibaba Habiskan Miliaran Dolar untuk Perangi Barang Palsu
Wednesday 24 Dec 2014 18:38:02

Maraknya barang palsu di pasaran merupakan masalah besar di Cina.(Foto: Twitter)
CINA, Berita HUKUM - Perusahaan raksasa peritel online Alibaba mengatakan telah menghabiskan lebih dari US$160 miliar untuk memerangi barang palsu pada situsnya dari awal tahun 2013 hingga November tahun ini.

Perusahaan asal Cina tersebut saat ini memiliki sekitar 2.000 pekerja yang menangani barang palsu di situs mereka dan berencana menambah 200 pekerja tahun depan.

Selain itu, Alibaba memiliki 5.400 relawan yang terlibat dalam pengawasan situs mereka sehari-hari.
"Kami memikul tanggung jawab yang serius dalam perang melawan barang palsu ini," kata Jonathan Lu, pejabat eksekutif dari Alibaba dalam sebuah pernyataan, Selasa (23/12).

Barang palsu masih kerap dijumpai di Cina dan hal tersebut merupakan masalah besar.

Sebelum penjualan saham perdananya senilai US$25miliar, perusahaan peritel online terbesar di dunia tersebut mengatakan barang palsu dapat mengurangi nilai Alibaba untuk mendapatkan pelanggan, investor dan mitra ritel di Amerika Serikat.

Sebagai perbandingan, situs peritel online AS eBay mengatakan tahun 2010 mereka menghabiskan hingga US$20miliar per tahun untuk "program perlindungan konsumen" seperti pengembalian barang palsu yang dibeli di situs eBay.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Alibaba
 
Jack Ma, Salah Satu Orang Terkaya Cina Itu, Mundur dari CEO Alibaba
 
Jack Ma Terpapar Politik Istana
 
Alibaba Habiskan Miliaran Dolar untuk Perangi Barang Palsu
 
Tawarkan Diskon Besar, Alibaba Catat Penjualan Rp113,5 T
 
Penjualan Saham Alibaba Pecahkan Rekor Dunia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]