Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Muhammadiyah
Alhamdulillah, Muhammadiyah Australia College Resmi Beroperasi untuk Pertama Kali
2022-02-02 12:00:29

AUSTRALIA, Berita HUKUM - Setelah resmi mendapat izin operasional dari Pemerintah Australia pada 21 Desember 2021 lalu, Muhammadiyah Australia College (MAC) mulai beroperasi untuk pertama kali pada Senin, 31 Januari 2022.

MAC sendiri merupakan sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) atau Primary/Co-educational yang bertempat di 1-3 Killarney Drive Melton, Victoria, Australia.

Dalam rilis yang diberitakan oleh fanspage MAC pada, Selasa (1/2), ditampilkan bahwa setiap murid MAC dan orang tuanya disambut di pintu gerbang oleh Dewan Direksi, Kepala Sekolah, dan Staf Pengajar Muhammadiyah Australia College.

Salah satu foto menampilkan dekorasi kantor depan dan ruang kelas dengan spanduk besar ucapan selamat datang ke dalam lingkungan sekolah yang membentuk kepribadian akhlak mulia dan sikap ihsan.

"Welcome Muhammadiyah Australia College: School of Akhlaq, School of Ihsan," demikian kalimat yang tertulis. Para siswa MAC bukan hanya warga Indonesia, tetapi juga anak-anak dari berbagai bangsa.

Menyambut wali murid dan anak-anak mereka, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia sekaligus President of the Muhammadiyah Australia College Board of Directors, Hamim Jufri, menyampaikan pidato singkat tentang visi dan misi MAC.

Lebih lanjut, MAC mengadakan pertemuan khusus dan minum teh pagi bersama untuk mengenalkan lebih jauh tentang sekolah Muhammadiyah ini.

Muhammad Edwars, Kepala Sekolah MAC berbicara tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan pendidikan Australia dalam mempersiapkan anak-anak untuk menjadi warga dunia yang berkontribusi pada komunitas yang lebih luas.

Muhammad Edwards menambahkan bahwa MAC memiliki komitmen tinggi untuk menerapkan nilai-nilai Islam yang kuat dan menunjukkan penghormatan terhadap Alquran dengan merekrut guru-guru berkualitas yang memiliki sanad.

Dirinya juga menambahkan bahwa keterlibatan orang tua dalam perjalanan pendidikan anak-anak mereka sangat penting. Orang tua didorong untuk berpartisipasi aktif dalam pendidikan mereka dan memberikan nasihat dan dukungan kepada anak-anaknya.

Setelah momen ramah tamah dan perkenalan usai, para siswa melaksanakan salat zuhur berjamaah di penghujung waktu makan siang.

Siswa berwudhu pada pukul 13.30 waktu Australia dan menuju ke musala. Salah satu siswa MAC secara sukarela mengumandangkan azan, lalu semua siswa lainnya, laki-laki dan perempuan, bersegera mendirikan shalat zuhur berjamaah bersama para guru dan orang tua mereka.(afn/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]