Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 

Akuisisi Motorola Ancam Android
Saturday 20 Aug 2011 19:15:48

Ilustrasi
Google telah membeli perusahaan produsen telepon seluler, Motorola. Langkah ini diprediksi dilakukan Google untuk mengembangkan Android, sistem operasi milik Google yang dikembangkan untuk ponsel.

Chief Executive Nokia Stephen Elop mengklaim akuisisi Motorola Mobility oleh Google dapat menjadi masalah bagi pembuat smartphone Android lain.

Seperti dikutip laman New York Times, Elop yang pada awal tahun menandatangani perjanjian eksklusif dengan Microsoft mengomentari, implikasi akuisisi tersebut terhadap Samsung, HTC dan produsen smartphone Android lain.

''Jika saya salah seorang pembuat Android, operator atau pemegang kepentingan di industri Android, saya akan menelepon eksekutif di Google dan berkata 'Saya melihat pertanda adanya bahaya di kemudian hari','' ujarnya, baru-baru ini.

Analis indipenden juga mengatakan Google bisa saja memberi perlakuan khusus kepada Motorola ketika proses akuisisi selesai. Pembelian Motorola oleh Google terlihat seperti didesain untuk membela pembuat Android yang terlibat perang litigasi paten smartphone.

Motorola memegang 17 ribu paten dan Google merilis pernyataan dari semua mitra besar Android. (mic/sya)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]