Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Buruh
Aksi Demo Buruh Diwarnai Dengan Jalan-Jalan dan Foto-Foto di Monas
Wednesday 21 Nov 2012 17:36:29

Para pendemo saat memasuki Monoment Nasional Monas, Rabu (21/11).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo ribuan buruh untuk mengepung Istana Merdeka Jakarta, yang sebagian besar datang dari luar Jakarta seperti Bandung, Banten, Majalengka, dan sekitar kota Jawa Barat diwarnai dengan perjalanan wisata dadakan ke dalam Monomen Nasional Monas.

Mereka terlihat tidak perduli di saat sebagian besar rekan-rekan mereka yang lain sedang berjuang dan melakukan aksi mimbar bebas di depan Istana Negara Jakarta, Rabu (21/11).

Salah seorang buruh dari PT Niko Mas Gemilang Kab. Serang Jawa Barat, Teguh Faisal mengatakan bahwa, "hari ini kan sebagian besar banyak yang berdemo. Dan kami foto -foto di dalam monas ini hanya karena untuk menghilangkan rasa bosan saja. Sebab, inilah kesempatan bagi kami untuk berlibur, karena kami datang dari luar Jakarta. Selain itu, kami juga jarang libur, serta sekalian juga untuk cuci mata", ujarnya polos.

Dalam pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, sebagian buruh yang berada di dalam Monas, terlihat hanya jalan-jalan, duduk-duduk, serta ada juga yang tidur di bawah rindangan pohon di Taman Monas, sedangkan ketu SPN Jakarta Utara M. Halili yang di mintai komentarnya mengungkapakan" ini lah karena kurangya kordinasi temen-teman kordinator lapangan sehingga seperti ini jadinya. namun kebanyakan yang saya pantau itu buruh perempuan yang banyak ke Monas, karena parkir Bus juga berada di dalam Monas mungkin mereka ke dalam takut ketinggalan bus", ujar Halili

Sementara, pedagang kaki lima yang banyak berjualan juga terlihat sudah mulai habis dagangannya, serta mulai bergerak meninggalkan lokasi tempat ia berdagang di sekitar Monas tersebut.

Sutati misalnya, pedagang ketoprak yang berasal dari Sampang Madura, mengaku pulang lebih awal karena sudah habis dagangannya di serbu para pendemo," sudah habis dagangan saya, dan minta-minta setiap minggu ada demo rame ginian", ujarnya penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, masa buruh masih melakukan orasi mimbar bebas untuk meminta Presiden SBY dan Boediono agar mencabut UU No. 24 dan UU No. 40 tentang BPJS dan SJSN, karena kedua UU tersebut dianggap hanya akan menjadikan buruh sebagai sapi perahan baru(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]