Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Akibat Obat Palsu, Pemberantasan Malaria Gagal
Tuesday 17 Jan 2012 20:25:52

Obat antimalaria yang banyak dipalsukan (Foto: Ist)
LONDON (BeritaHUKUM.com) – Kehadiran obat palsu dan obat berkualitas rendah antimalaria di Afrika mengancam upaya memberantas penyakit malaria yang menelan korban hampir satu juta orang per tahun.

Para ilmuwan dari Universitas Oxford, Inggris, menyatakan bahwa obat palsu yang beredar di banyak negara Afrika membahayakan pasien dan menyebabkan kebal obat, karena mengandung unsur obat asli tetapi dalam dosis kecil sehingga tidak efektif menangkal malaria.

Berdasarkan laporan BBC, Jumat (17/1), para peneliti menyerukan kepada negara-negara Afrika untuk mengambil tindakan tegas dengan alasan obat yang tidak memenuhi syarat bisa membahayakan jiwa jutaan orang, khususnya anak-anak dan perempuan. Penjualan obat palsu adalah bisnis yang menguntungkan.

Para peneliti dari Universitas Oxford melansir bahwa sebagian tablet palsu berasal dari Cina. Mereka mendasarkan penemuan pada analisis kimia di sebagian tablet palsu. Selain itu, ditemukan pabrik-pabrik pengepakan obat palsu di Nigeria.

Mereka memperingatkan bahwa kecuali diambil tindakan tegas untuk mengatur peredaran obat-obat palsu, maka investasi besar untuk memerangi malaria akan sia-sia. Jika kondisinya seperti ini, pemberantasan malaria takkan berhasil.(sya)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]