Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Jatim
Ahmad Dhani Kayuh Becak, Khofifah Duduk Manis
Wednesday 21 Aug 2013 22:33:33

Calon Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JOMBANG, Berita HUKUM - Demi membantu pemenangan Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2013, musisi kondang Ahmad Dhani rela mengayuh becak. Momen istimewa itu terjadi di hari ketujuh kampanye terbuka Cagub nomor urut 4 tersebut yang digelar di wilayah Jombang, hari Senin (19/8).

Awalnya, Khofifah dan rombongan berkeliling Pasar Mojoagung dan Pasar Legi lalu menuju halaman Kampus Undar untuk menyapa para mahasiswa. Di kampus tersebut rupanya Dhani sudah menunggu.

Saat konvoi becak berlangsung, tiba-tiba bos Republik Cinta Management (RCM) itu spontan menggantikan peran tukang becak yang hendak membawa Ketua Umum PP Muslimat itu dari depan Kampus Universitas Darul Ulum (Undar) menuju kantor Muslimat NU.

Dengan sepenuh tenaga, arek Suroboyo itu mengayuh becak diiringi konvoi becak yang dinaiki Nahdliyin. Pemandangan tidak biasa tersebut tentu menarik perhatian warga Jombang maupun para mahasiswa Undar. Antusiasme warga Jombang, terutama ibu-ibu dan remaja putri, sempat memacetkan jalan di depan Kampus Undar, dan menghentikan perjalanan konvoi becak dari depan kampus menuju kantor Muslimat NU yang berjarak sekitar 1 Km.

Kepada warga dan wartawan yang mengerubutinya, Khofifah menyatakan apresiasi mendalam atas dukungan Dhani dan seluruh Nahdiyin serta kader PKB di Jombang atas pencalonan dirinya sebagai Cagub Jatim.

"Saya merasa bangga dan terharu ketika Mas Dhani menyatakan dukungannya pada kami. Bahkan beliau rela berpanas-panasan mengayuh becak untuk mengantarkan saya ke kantor Muslimat NU Jombang. Luar biasa," ucap Khofifah berbunga-binga.

Usia melakukan silaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU Jombang, Khofifah mengajak Dhani beserta rombongan mendampingi untuk nyekar di Makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berada di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.

Sementara Dhani, dalam rilis yang sama, menyatakan rasa bangga bisa berkontribusi dan mendukung pencalonan pasangan Khofifah-Herman. Selama ini, lanjut Dahani, Jatim sudah melahirkan pemimpin-pemimpin yang cerdas seperti Gus Dur, dan sekarang juga Khofifah.

Selain itu, Dhani juga menyatakan bahwa selama ini namanya telah dicatut oleh pihak lain yang berlawanan dengan Khofifah. Pada kesempatan tersebut dia menegaskan kembali dukungannya kepada NU, PKB serta Cagub dari PKB, yaitu Khofifah.(ald/rmc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Pilgub Jatim
 
Adnan Buyung: Sebaiknya Delapan Hakim MK Mengundurkan Diri
 
Rizal Ramli: Siapa Penyusun Amar Putusan Sengketa Pilgub Jatim?
 
Tim Karsa Mengancam Warga untuk Coblos Nomor 1
 
KarSa Gunakan APBD sebagai Dopping Money Politic?
 
Rizal Ramli: Khofifah Perempuan Tangguh Layak Pimpin Jatim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]