Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Energi Alternatif
Agus Hermanto Dorong Pemanfaatan Energi Panas Bumi
2016-11-23 16:18:17

Ilustrasi. Energi Panas Bumi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia memiliki potensi sumber daya panas bumi yang sangat besar, potensi alamnya dapat menghasilkan hampir 30 Giga Watt, akan tetapi potensi tersebut baru termanfaatkan sekitar 5 persen dari total potensi yang ada atau sekitar 1500 Mega Watt.

Wakil Ketua DPR RI Korinbang Agus Hermanto mendorong agar potensi panas bumi yang ada di Indonesia bisa dimanfaatkan secara maksimal guna mendukung pembangunan pembangkit listrik 35 ribu Mega Watt yang direncanakan pemerintah. Dia berharap agar semua langkah positif ini dapat didukung semua pihak sehingga Indonesia dapat menghadapi tantangan-tantangan kebutuhan energi secara bersama.

"Potensi yang besar tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program prioritas pembangunan pembangkit listrik 35 ribu mega watt yang telah dicanangkan oleh pemerintah," tandas Agus saat Coffee Morning, di Ruang Lounge Nusantara III, Rabu (23/11).

Pembangunan pembangkit listrik 35 ribu mega watt merupakan program Nawacita Presiden Joko Widodo. Pemanfaatan panas bumi juga mendukung Paris Agreement pada The 21' Conference of the Parties (COP 21) di Paris. Isinya tentang kesepakatan negara-negara untuk menahan laju kenaikan suhu bumi dengan mengurangi emisi karbon, maka tren energi dunia kini beralih menuju energi masa depan yang rendah karbon yaitu energi terbarukan.

"Hasil dari kesepakatan tersebut yang dikenal dengan Paris Agreement telah diratifikasi melalui Rapat Paripurna DPR RI pada hari Rabu, 19 Oktober 2016," kata Agus.

Kebutuhan negara akan energi makin meningkat setiap tahun. Saat ini, Indonesia masih mengandalkan energi dari minyak bumi dan batubara dalam memenuhi kebutuhannya. DPR RI melihat sudah saatnya Indonesia dapat memaksimalkan pengembangan potensi energi non fosil untuk mengimbangi kebutuhan energi saat ini.(eko/DPR/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Energi Alternatif
Aturan Energi Bersih Mesti Adil
Ada 9 Pembangkit Senilai Rp20,6 Triliun Segera Teken Jual Beli Listrik ke PLN
Wakil Ketua DPR: Perlu Kepastian Regulasi Energi Baru Terbarukan (EBT)
DPR Dorong UU Energi Baru Terbarukan (EBT)
Agus Hermanto Dorong Pemanfaatan Energi Panas Bumi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Komisi IX DPR Dalami Problem Defisit BPJS Kesehatan
Pemerintah Diingatkan untuk Tak Main-main dengan KTP-El
Panglima TNI: Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Program KUBE Butuh Penasihat Usaha
MKD DPR Tetap Akan Memproses Setya Novanto
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur
Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda
Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]