Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BLSM
Agung Laksono: Dana BLSM direlokasikan ke Infrastruktur dan Pasar Murah
Wednesday 04 Apr 2012 22:57:47

Agung Laksono Sedang Menjelaskan BLSM (BeritaHUKUM.com/boy)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) -- Pemerintah memastikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tidak jadi dilaksanakan, menyusul ditundanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono di Jakarta, Rabu, (4/4).

" Terkait kompensasi kenaikan harga BBM, termasuk rencana bantuan BLSM tidak jadi dilaksanakan," kata politisi Golkar itu menegaskan.

Namun Agung memastikan anggaran yang sudah disediakan guna BLSM tidak akan sia-sia. Dana bantuan sebesar Rp. 30,5 triliun dialokasikan kepada sektor-sektor yang mengalami kekurangan dari segi keuangan dan infrastruktur. Utamanya untuk sektor - sektor cadangan resiko energi.

Agung juga menyebut sektor-sektor cadangan resiko energi dalam alokasi anggaran BLSM. "Pemerintah setiap bulannya harus menanggung subsidi Rp 5 triliun, jadi sudah bisa dipastikan akan terjadi kekurangan di sana sini terkait infrastruktur. Nah, uangnya akan dialihkan membangun kekurangan-kekurangan itu," lanjutnya.

Pasar Murah bagi Rakyat

Meski BLSM urung dilaksanakan, paket-paket BLSM tetap dipersiapkan jika nanti harga BBM dinaikkan. Paket dalam bentuk pasar murah akan digiatkan. Agung meminta sejumlah Kementrian terkait turut mendukung ini. Salah satunya di Kementrian BUMN yang juga memegang peran dalam membina pasar murah.

"BUMN sudah diminta untuk menggelar pasar murah melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Kemarin sudah sekitar 60 unit di BUMN yang menggelar. Hari ini sudah 20 unit," papar Agung.

Terkait pendanaan pasar murah, digunakan melalui dana CSR BUMN dan bukan memakai dana APBN. Dengan adanya pasar murah, diharapkan membantu kebutuhan rakyat guna mengantisipasi beberapa kebutuhan sembako yang harganya semakin meningkat. (bhc/boy)


 
Berita Terkait BLSM
 
Oknum Gechik Terindikasi Paya Bujok Blang Pase Gelapkan Uang BLT Warga Miskin
 
Tim Kemensos Awasi Penyaluran BLSM Aceh
 
Ada Masyarakat yang Belum Terima BLSM, Kemensos : Bukan Masalah
 
Hanya di Indonesia BLSM/BLT Dapat Cacian
 
Kalangan Menengah Atas Tolak Kebijakan BLSM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]