Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
KPU
Ada 60 TPS Sulit Dijangkau, KPU Kaur Lakukan Analisis Giografis TPS untuk Pemilu 2019
2018-10-27 06:00:16

Ketua KPU Kaur, Meixxy Rismanto, SE.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Kaur, Bengkulu mematangkan langkah-langkah yang harus diambil untuk mempercepat Distribusi dan Tabulasi guna persiapan pada Pemilu 2019 mendatang.

Ketua KPU Kaur Meixxy Rismanto, SE mengatakan bahwa, dalam menghadapi Pileg dan Pilpres serentak 2019 pihaknya telah melakukan kajian wilayah yang tersulit jangan sampai menghambat proses pemungutan suara.

"Ada beberapa spot titik yang memang wilayahnya sangat sulit dijangkau oleh anggota kita di lapangan. Di wilayah kecamatan Maje-Nasal Desa Penyandingan, Pasar Jumat, Suka Jaya, Tri Jaya di Kecamatan Muara Sahung Desa SP 3, SP 8, SP I, Kecamatan Luas Desa SP4 Serdang Indah. Inilah giografis yang paling sulit apa lagi di saat musim penghujan. Lebih kurang 60 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sulit untuk di jangkau ini akan kita optimalkan," ujar Meixxy, Jumat (26/10).

Untuk diketahui, terdapat 15 Kecamatan, 192 Desa dan 3 Kelurahan yang terdiri dari 416 TPS diseluruh Kabupaten Kaur pada hari pencoblosan, Rabu 17 April 2019 mendatang..

"Divisi Teknis kita sudah turun langsung untuk menganalisis apa saja yang menjadi kebutuhan untuk mempercepat kerja anggota kita di lapangan. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 15 Kecamatan dan Desa daerah yang tersulit akan kita usahkan fasilitasnya untuk mempercepat sistem kerja," jelas Ketua KPU Kaur.

Kendaraan roda dua akan diusahkan jalan keluarnya untuk segera di carikan solusinya. KPU sebagai penyelenggara, tentunya sangat berharap agar pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan dengan lancar.

Seluruh rangkaian distribusi logistik mudah-mudahan tidak ada kendala baik dari segi keamananya. Kejadian yang dulu semoga tidak terjadi lagi, kita meminimalisir kesalahan-kesalahan di lapangan," pungkas Meixxy,(bh/aty).

Share : |

 
Berita Terkait KPU
KPU: Jaga Kepercayaan Publik Lewat Situng
Fadli Zon Sarankan KPU Prioritaskan Masyarakat Belum Masuk DPT
KPU Optimis, Pemilu Siap Diselenggarakan
Ada 60 TPS Sulit Dijangkau, KPU Kaur Lakukan Analisis Giografis TPS untuk Pemilu 2019
Penomoran PKPU Sebatas Administrasi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dosen UI: Jika Sebar Hoaks, Tokoh Agama Paling Berdosa
Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
HMPI: Hoaks Buat Netizen Lebih Hebat dari Quraish Shihab
Guntur Romli: Hoaks Sebabkan Kualitas Demokrasi Turun
Abdul Basyid Has: Pemkot Batam Harus Tunjukan Komitmen Berantas Korupsi, Bukan Sebaliknya.
Sumdaling PMJ Menangkap 6 Tersangka 'dokter' Penyunting Gas Oplosan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019
LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
Polri Siap Meluncurkan Gebrakan Milenial Road Safety Festival Guna Menekan Angka Kecelakaan
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]