Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Kesehatan
Ada 6 Fakta Gadis Penjual Jamu Gendong Pemikat Warganet
2018-02-12 09:20:28

Gadis Cantik Penjual Jamu Gendong asal Wonogiri.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gadis penjual jamu gendong bernama Pratiwi Safarina sedang jadi buah bibir warganet. Penjual jamu yang biasa menjajajakan jualannya di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor itu mendadak tenar setelah paras ayunya terjepret kamera dan fotonya diunggah ke Instagram.

Beragam komentar mucul dari netizen. Sebagian besar komentar memuji wajah ayunya yang mempesona.

Gadis belia yang biasa disapa dengan panggilan Tiwi itu memang membuat banyak netizen meleleh. Berikut ini adalah fakta tentang Pratiwi:

1. Dari Wonogiri merantau di Jonggol
Pratiwi adalah warga dari Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. Ayahnya bernama Marimin, sedangkan ibunya adalah Narni.

"Saya ikut orang tua merantau di Bogor. Jualan jamu baru enam bulan ini sejak Agustus," ujarnya.

2. Belum berusia 17 tahun
Pratiwi kelahiran Mei 2001. Gadis belia yang tak tertarik bersekolah lagi itu merupakan tamatan SMP N 3 Bulukerto. "Lulus SMP 2016," tuturnya.

3. Bikin jamu sendiri
Tiwi meracik sendiri jamu jualannya. Keterampilan meracik jamu tradisional mengalir dari ibunya.

4. Sering digoda Bikin jamu sendiri
Selama enam bulan menekuni usaha jamu gendong di perantauan, Tiwi sudah mengalami banyak suka dan duka. Di antaranya kesasar saat naik angkutan kota, hingga digoda oleh para lelaki yang iseng.

"Ya digoda-goda itu yang harus membuat saya kuat. Awalnya memang takut, sudah mau putus asa. Tapi itu kan godaan orang usaha, akhirnya saya tahan," ungkapnya

5. Bekerja paling lama lima jam
Jam kerja Tiwi saat menjajakan jamu tak sampai setengah hari. Dia berangkat kerja pukul 14.00.

"Pulang jam setengah enam. Kadang kalau lagi ramai jam setengah tujuh baru sampai indekos," jelasnya.

6. Ogah lanjutkan sekolah, pilih segera menikah
Tiwi mengaku sudah tidak akan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Dia memilih fokus usaha berjualan jamu gendong untuk masa depannya nanti.

"Lha badannya sudah bongsor. Lagian saya akan menikah bulan Juni ini," pungkasnya.

Foto di Instagram @dagelan_jowo itu disukai lebih dari 23 ribu warganet. Selain itu, sudah hampir 302 netizen mengomentari foto yang diunggah Jumat (9/2) tersebut.(rs/kwl/bay/JPR/JPNN/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Kesehatan
Komisi I Berikan Dukungan Moral kepada Dokter Terawan
Ada 6 Fakta Gadis Penjual Jamu Gendong Pemikat Warganet
Perbedaan Akses Perlu Direspon Skema Insentif pada Penyakit Katastropik
Panglima TNI: Dokter Militer Sangat Vital Dalam Kondisi Damai dan Perang
228 Warga Cilincing Gratis Penyuluhan Dini Kanker Serviks dan Payudara
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Visa Temukan Fakta-Fakta Baru Perilaku Orang Indonesia dalam Pembayaran
Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Komisi VIII: Rekomendasi 200 Mubalig Seharusnya Dihentikan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]