Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Demo Didepan Gedung KPK
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
2016-02-09 21:29:03

Tampak suasana aksi demo Sekelompok massa mengatasnamakan dari Aliansi Masyarakat Dukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 'AKU KPK' di depan gedung KPK.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekelompok massa mengatasnamakan dari Aliansi Masyarakat Dukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) "AKU KPK" berjumlah puluhan menggelar aksi unjuk rasa dan orasi di depan kantor KPK pada. Selasa (9/2) untuk mengeluarkan aspirasinya memberikan dukungan penuh terhadap KPK guna memberantas kasus tindak pidana korupsi di wilayah Provinsi Riau.

Achmad Zainal Effendi selaku koordinator aksi mengatakan, "Provinsi Riau menjadi daerah yang paling banyak mendapatkan laporan dalam kasus dugaan korupsi di KPK," katanya.

"Sebagai contoh kasus dalam pembahasan APBD-P 2014 dan APBD 2015 di pengadilan Tipikor, telah menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada salah satu anggota DPRD Riau, 'Kirjuhari' terkait kasus tersebut," tambahnya lagi mengulas.

Lebih lanjut lagi sambungnya,"KPK sudah menahan mantan Gubernur Riau, Annas Makmun dimana dalam pemeriksaan di KPK, Annas Makmun terkait kejahatan suap untuk meloloskan kongkalikong pada pembahasan APBD -P 2014 dan APBD 2015," ungkapnya.

Kami "AKU KPK" pada intinya mendukung penuntasan kasus korupsi mantan Ketua DPRD Riau Suparman dan kawan-kawan dalam kasus ini, dimana keterlibatannya nampak sangat jelas. "Bahkan dalam putusan hakim terhadap terpidana Kirjuhari menyatakan, bahwa Suparman, Johar Firdaus dan yang lainnya turut melakukan kejahatan korupsi untuk meloloskan pembahasan dana APBD-P 2014 dan APBD 2015," jelasnya, Selasa (9/2).

Kemudian Aliansi Masyarakat Dukung KPK (AKU KPK) mendukung penuh memberantas korupsi di Indonesia khususnya di daerah-daerah yang kritis korupsi Provinsi Riau. "AKU KPK menyatakan dukungan penuh kepada KPK untuk bertindak tegas secara penuh dan wibawa," tegasnya lagi.

"Kami (AKU KPK) mendesak KPK untuk menetapkan tersangka, Suparman dan kawan -kawan yang terlibat dalam skandal pembahasan APBD-P 2014 dan APBD 2015. Bekerja secara transparan dalam penyampaian informasi ke public khususnya, kasus Tipikor yang sudah akut di Provinsi Riau," pungkasnya.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]