Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Polisi
5 Polisi Gugur Akibat Kerusuhan di Mako Brimob Mendapat Kenaikan Pangkat
2018-05-09 20:20:52

Ilustrasi. Berbagai senjata yang berhasil disita aparat.(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Berdasarkan Surat Telegram Nomor: STR/264/V/HUM.1.1/2018, 5 (lima) anggota Polisi yang gugur saat bertugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Ini daftar lima anggota polisi yang gugur dalam tugas:
Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto NRP 77120268 PD Densus 88.

Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Septiadi NRP 85050470 Polda Metro Jaya.

Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho NRP 88120901 PD Densus 88.

Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli NRP 97100603 PD Densus 88.

Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas NRP 98050578 PD Densus 88.

"Jadi kami sampaikan bahwa lima petugas kami gugur, dan seorang masih disandera. Kami masih melakukan berbagai upaya penyelesaian, dan situasinya sudah lebih kondusif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal kepada wartawan di sekitar Mako Brimob, Rabu (9/5).

Dari pihak teroris Benny Syamsu Tresno terpaksa ditembak mati, saat melawan dan berusaha merebut senjata dari petugas.

Tentang kabar bahwa ada kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) yang menyebut bahwa para pelaku kerusuhan itu adalah 'tentara' mereka, Iqbal mengatakan itu tidak benar.

Iqbal tidak menyebut berapa banyak napi teroris yang terlibat dan bagaimana situasinya, sehingga enam polisi terlatih bisa disandera.

Situasi berkembang panas dan lima polisi yang disandera itu kemudian tewas, semantara seorang petugas polisi masih disandera.

Sejak semalam, kata Iqbal, polisi melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan situasi.

"Pemicunya adalah hal yang sepele, pemicunya adalah masalah makanan," ujar Iqbal.

Sesuai SOP (Standar Prosedur Operasional), makanan (dari luar untuk tahanan) diverifikasi oleh (petugas) kami. Untuk memeriksa apakah ada barang-barang lain (yang diselundupkan dalam makanan). Lalu terjadi keributan, cekcok.

Saat ini kami sedang melakukan tindakan-tindakan kepolisian, baik soft approach (pendekatan lunak) maupun tindakan-tindakan lain. Saat ini sedang berproses.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak terhasut dengan semua informasi yang ada di media sosial yang sudah beredar.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Polisi
Terkait Bentrokan di Mako Brimob, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah
Jokowi Menyampaikan Rasa Duka Mendalam Musibah di Mako Brimob
5 Polisi Gugur Akibat Kerusuhan di Mako Brimob Mendapat Kenaikan Pangkat
Berusaha Tusuk Polisi, Gembong Rampok Jalur Lembak di Tembak
Wakapolri: Polisi Korupsi Malu Sama Diri, Sama Institusi, Sama Negara
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengusaha Asing Kabur dan Ribuan Pekerja Tidak Dibayar Upahnya, Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda
Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana
Pengusaha di Begal dan Dibacok Setelah Keluar dari Bank, Uang Rp 600 Juta Dibawa Kabur
Cina Mencatat Laju Ekonomi Paling Lambat, Indonesia 'Perlu Waspada'
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda
Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!
Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?
Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang
Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]