Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Fashion
4 Desainer Muda Esmod Jakarta, Sukses Tampilkan Karya dalam 'Equilibre' 2019
2019-02-20 11:39:30

Tampak model berlenggak-lenggok di Catwalk saat acara Lucky Trend dan Terbuai Showcase "Equilibre" di Royal Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusumah, Esmod Jakarta, Selasa (19/2).(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lahirnya desainer hebat di Tanah Air tak lepas dari sekolah fesyen yang menaunginya. Salah satunya adalah Esmod Jakarta. Sekolah fesyen berskala Internasional di Indonesia ini, terus mendukung seluruh siswa untuk berani menunjukkan karya terbaiknya.

Dalan mendukung dan mengembangkan kreatifitas para siswa, Esmod Jakarta turut berpartisipasi dalam acara Lucky Trend dan Terbuai Showcase "Equilibre" pada Selasa 19 Februari 2019. Pagelaran fashion show yang berlansung di Royal Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusumah ini, Esmod Jakarta membawakan 15 koleksi busana karya dari 4 siswanya.

"Mereka adalah desainer muda berbakat dari Esmod Jakarta yang sukses menampilkan koleksi terbaiknya. Dalam proses pengerjaannya, para siswa berbakat ini memulai rancangannya sejak awal bulan Januari," ujar Chike, Event Manager Esmod dalam pers rilisnya pada, Selasa (19/2).

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi acara, berbagai gaya berbeda mampu diciptakan berdasarkan inspirasi dari masing-masing siswa. Keempat siswa ini yaitu: Indira Febrianty, yang terinspirasi dari permainan paintball yang dimainkan di hutan, ia menerapkan gaya safari dengan percikan warna natural pada koleksinya. Sementara Yolivia Krisdianti, menggambarkan hubungan antara binatang dan habitatnya dimana terdapat kenyamanan pada pengaplikasian warnanya.

Selanjutnya ada Ayu Dinda Wijayanti yang terinspirasi dari hukum kehidupan di hutan, dimana semua yang terjadi berakibat pada keseimbangan alam. Dan desainer muda Esmod Jakarta terakhir adalah Rizka Riani Putri yang mengaplikasikan harmonisasi warna alam dan sekitarnya kedalam karyanya.

Karya yang ditampilkan oleh para desainer muda ini, tak hanya menunjukkan kualitas desainnya saja. Dalam hal ini Esmod Jakarta berkomitmen untuk mengembangkan desain dan juga bagaimana memasarkan produknya.

Esmod Jakarta merupakan pioner pendidikan mode di Indonesiaa yang berpusat di Paris. Berdiri sejak 1996 sebagai salah satu institusi pendidikan mode terdepan yang konsisten menghasilkan kumpulan desainer berbakat.(bh/na)

Share : |

 
Berita Terkait Fashion
Resmi Dibuka, Muffest 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar
Muffest 2019, Gaungkan Identitas Busana Muslim Indonesia
Buka Kampus Baru, ISWI Fashion Academy Tampilkan Karya Siswi dan Alumni
Phangsanny, Desainer yang Terbuai dalam Tenun Sumba
4 Desainer Muda Esmod Jakarta, Sukses Tampilkan Karya dalam 'Equilibre' 2019
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]