Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Napi Kabur
3 Orang Tahanan Polresta Medan Kabur
Thursday 05 Jul 2012 22:27:04

Ilustrasi, Napi Kabur (Foto: Ist)
MEDAN (BeritaHUKUM.com) - Tiga tersangka pelaku kejahatan melarikan diri dari rumah tahanan Polresta Medan, Kamis (5/7). Seorang di antaranya merupakan resedivis pelaku pembunuhan terhadap rekannya yang menggunakan senjata api.


Salah satu Dedy Arianto (33) merupakan tahan kasus pembunuhan teman nya sendiri yang sempat membuat heboh Medan beberapa waktu lalu, tahanan yang kabur masing-masing Dedy Arianto (33), tersangka di jerat pasal 351 ayat 3 dan UU darurat dengan ancaman di atas 15 tahun penjara. Warga jalan Kelambir 5 Gang Tower, Medan; Samsudin alias Udin (34), warga Kelambir 5 Gang Rambung, dan Raja Daud Pasaribu, Jalan Asrama Brigif 7, Mariendal.

Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang mengatakan, ketiga tahanan kabur setelah menggergaji empat batang jeruji besi pada jendela sel Blok C yang menghadap Perumahan Villa Jati Mas sekitar pukul 03.30 WIB.

Dedy Cs diperkirakan melompat ke Villa Jati Mas. Di dekat jendela tahanan mereka meninggalkan sehelai baju tahanan dan dua potong celana jins. Namun, Daud yang melompat terakhir langsung tertangkap satpam perumahan.

"Soal gergaji yang bisa masuk ke dalam sel, saya akui itu adalah kelalaian anggota, sekarang mereka sedang diperiksa. Jika terbukti bersalah, kita beri sanksi," kata Monang.

Informasi dihimpun, Dedy merupakan residivis yang menembak mati temannya, Irwansyah (38), di Gang Setapak, Jalan Letda Sudjono, Medan, Kamis (3/5). Pelaku ditangkap di kawasan tanjung gusta Kelambir Lima, gang tower, Medan hari itu juga.

Dari tangannya, Polisi mengamankan sepucuk pistol revolver beserta sisa tiga butir peluru. Selain itu, Polisi juga menyita kunci T dan kunci lain yang diduga digunakan untuk kejahatan.

Pria dengan tubuh penuh tato ini ternyata merupakan residivis yang telah berulang kali masuk penjara. "Tahun 2002 dia dihukum karena kasus pembunuhan, kena 9 tahun, tapi dijalani 4 tahun. Lalu terkena kasus sabu-sabu, kemudian setelah keluar kena lagi kasus penggelapan sepeda motor dua kali," papar Kasat Reskrim Polresta Medan M Yoris Marzuki, saat memaparkan penangkapan Dedy.

Sementara itu, Udin merupakan tersangka kasus pencurian, sedangkan Daud ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkotika.

Saat Polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan yang kabur. "Kita sudah bentuk tim mengejar kedua tersangka. Kita juga sudah datangi rumah mereka," tutur Monang .(bhc/put)


 
Berita Terkait Napi Kabur
 
Kakanwil dan Kadiv PAS Banten Dicopot terkait Napi Kabur
 
Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam
 
Napi WNA Cina Bandar Narkoba Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang
 
Kaburnya Napi Rutan Sialang Sudah Direncanakan, Menkumham: Daripada Ditangkap, Segera Menyerahkan Diri
 
Saat akan Jalani Sidang Tuntutan, Tahanan Wanita Hamil 6 Bulan Kabur dari PN Samarinda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]