Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi
2018-10-21 05:57:19

Ilustrasi. Pasangan Capres-Cawapres RI nomor urut 02. H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahuddin Uno, Koalisi Indonesia Adil Makmur.(Foto: Istimewa)
SURABAYA, Berita HUKUM - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dijadwalkan akan menggelar safari politik pada sejumlah daerah di Jawa Timur pada Minggu-Senin, 21-22 Oktober 2018 besok.

"Mas Sandiaga Uno akan datang lebih dulu pada Minggu, kemudian disusul Pak Prabowo pada Senin," ujar Ketua Bidang Penggalangan dan Relawan Badan Pemenangan Provinsi Jawa Timur Hendro T Subiyantoro kepada wartawan, di Surabaya, Sabtu (20/10).

Meskipun pada hari berbeda, kata dia, namun pada Senin selama sehari penuh keduanya dijadwalkan bertemu di rumah pemenangan Prabowo-Sandi Jatim yang berlokasi di Jalan Gayungsari Surabaya.

"Paginya hadir di Tebu Ireng, kemudian sorenya di Surabaya ada deklarasi 'emak-emak' Jatim dan ada penampilan drummer peraih rekor dunia," ujar politikus Partai Gerindra tersebut.

Rincian safari politik partai yang diusung koalisi Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat dan PAN tersebut, yakni diawali kedatangan Sandiaga Uno pada Minggu siang melakukan Shalat Zuhur berjamaah dilanjutkan ziarah ke makam Gombloh, penyanyi legendaris asal Surabaya di TPU Tembok.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kemudian dijadwalkan menyapa pedagang pasar di Pusat Grosir Surabaya (PGS), lalu menuju tempat wisata air panas di Pacet, Mojokerto pada sore harinya, dan ditutup pertemuan dengan petani bawang di Desa Sajen Mojokerto.

Sedangkan, pada Senin pagi, dijadwalkan Prabowo dan Sandiaga mengikuti amanah Resolusi Jihad dari pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, apel santri dan napak tilas Resolusi Jihad serta konvoi jip.

Berikutnya, pada pukul 11.00 WIB, keduanya berziarah ke makam KH Bisri Syansuri di Denanyar Jombang, dilanjutkan ziarah ke makam KH Wahab Hisbulloh, di Tambakberas, Jombang.

Kemudian pada pukul 12.30 WIB di Alun-alun Mojoagung, warga Jombang menyambut konvoi jip Sandiaga Uno dan peserta napak tilas Resolusi Jihad, termasuk warga Mojokerto yang menyambut di Pasar Brangkal, dan berlanjut Pasar Krian Sidoarjo.

Lalu, di akhir akan diadakan napak tilas resolusi jihad pada pukul 16.30 WIB di Tugu Pahlawan Surabaya, dan safari politik diakhiri kehadiran Sandiaga Uno di Forum Jamaah Surabaya yang digelar di Gedung Barunawati Surabaya pada Senin malamnya.(2019gantipresiden.org/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]