Mantan Kabidhumas Polda Jabar ini mengatakan" /> BeritaHUKUM.com - 1750 Personel Polda Metro Jaya akan Gelar Patroli Malam

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Polri
1750 Personel Polda Metro Jaya akan Gelar Patroli Malam
Sunday 11 Jan 2015 18:21:41

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs. Martinus Sitompul, M.Si.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya akan mengerahkan 1.750 personelnya untuk menggelar patroli malam berskala besar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs. Martinus Sitompul, M.Si mengatakan "Sasarannya menindak segala bentuk kriminalitas,".

Mantan Kabidhumas Polda Jabar ini mengatakan bahwa Polda Metro Jaya akan mengerahkan seluruh jajarannya dalam melaksanakan patroli malam skala besar tersebut.

Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Drs. Unggung Cahyono memerintahkan anggotanya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dari gangguan keamanan dan ketertiban.

Bahkan Kapolda Metro Jaya akan langsung memimpin patroli malam skala besar itu mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Personel yang terlibat dalam patroli ini yaitu Satuan Brimob, Satuan Sabhara, Satuan Reserse dan Satuan Intelijen Keamanan.

Kabid Humas menambahkan petugas Kepolisian juga akan menyasar lokasi yang dianggap rawan kejahatan di wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Depok.

Target operasi malam skala besar mencakup premanisme, balapan liar, perjudian, narkoba, kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat).(fb/DivHumasPolri/bhc/sya)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]