Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
TNI
140 Prajurit Yonko 465/Paskhas TNI Berangkat Tugas ke Papua
2018-11-18 21:21:45

JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 140 Prajurit TNI dari Batalyon Komando 465 Paskhas/Brajamusti yang merupakan salah satu pasukan elit berkualifikasi Para Komando dipimpin Komandan Batalyon Komando (Danyonko) Letkol Pas Jhony Immanuel, diberangkatkan dalam rangka pengamanan Bandara di daerah Provinsi Papua.

Upacara pemberangkatan 140 prajurit yang tergabung dalam Operasi Satgas Paskhas 465/Brajamusti (Yonko 465/Paskhas) dipimpin langsung Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.I.P. di Main Apron Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Timur, Sabtu (17/11).

Mengawali sambutan, Danlanud Supadio mengucapkan selamat kepada segenap prajurit TNI Yonko 465/Paskhas yang mendapat kepercayaan dari Pimpinan TNI, Bangsa dan Negara, untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan Bandara di daerah rawan Papua. "Kepercayaan ini merupakan kehormatan dan tugas mulia untuk dipertanggungjawabkan serta dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Menurut Marsma TNI Minggit Tribowo, penugasan ke daerah operasi bagi seorang prajurit merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara dan bangsa, serta suatu tugas kehormatan yang dipercayakan kepadanya. "Sebagai Patriot dan Bhayangkari Negara, tugas operasi merupakan tuntutan tugas di atas segala-galanya, hal ini dilaksanakan demi tetap tegaknya kedaulatan wilayah NKRI," tegasnya.

Danlanud Supadio menambahkan bahwa bagi prajurit yang pernah melaksanakan tugas operasi, penugasan kali ini akan memberikan tambahan bekal pengalaman dan peningkatan profesionalisme. Sedangkan bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi, penugasan ini akan menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga untuk menunjang karier sebagai prajurit.

"Kepada prajurit dalam Satgas ini, saya mengingatkan agar membulatkan tekad dan komitmen terkait dengan tugas-tugas yang akan dihadapi, sehingga secara fisik maupun mental akan konsentrasi sepenuhnya bagi pelaksanaan tugas operasi," ujarnya.

Danlanud Supadio mengatakan bahwa berbagai persiapan yang telah dilaksanakan selama ini termasuk pembekalan keterampilan taktik serta teknik pengamanan dan pertempuran.

"Diharapkan dapat dijadikan sebagai pegangan dalam menghadapi segala kemungkinan permasalahan yang akan timbul di daerah operasi," tutupnya mengakhiri sambutan.(TNI/bh/mnd)


 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]