Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Sumut
13 Ribuan Napi di Sumut Ikut Nyoblos
Thursday 07 Mar 2013 17:16:53

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Amran Silalahi.(Foto: BeritaHUKUM.com/and)
MEDAN, Berita HUKUM - Sekira 13 ribuan narapidana dan tahanan di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Provinsi Sumatera Utara mengikuti Pemilu Kada Sumut 2013.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Amran Silalahi menjelaskan, 13 ribu narapidana ini mencoblos di sebanyak 36 TPS yang disediakan di Lapas dan Rutan di Sumut.

"Dalam rangka pemilihan gubernur Sumatera Utara, di lapas Rutan seluruh Sumatera Utara itu tercatat disini jumlah pemilih itu sebanyak tiga belas ribu sembilan belas terus jumlah TPS didalam sebanyak 36," ujar Amran di Rutan Tanjung Gusta Medan, Kamis (7/3).

Amran mengharapkan bagi para penghuni Lapas dan Rutan yang ada ini untuk ikut memberikan hak suaranya. Sampai saat berita ini dikirimkan, kalau pihak Kemenkumham Sumut belum ada menerima satupun laporan insiden yang terjadi di Lapas dan Rutan seluruh wilayah Sumut.(bhc/and)


 
Berita Terkait Pilgub Sumut
 
Saksi Pasangan Ganteng Bantah Soal Money Politic dan Black Campaign
 
Saksi Ungkap Kecurangan Pasangan Ganteng
 
Inilah Hasil Perolehan Suara Pilkada Sumut Seluruh Kabupaten/Kota
 
KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
 
Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]