Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media Sosial Facebook
Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
2021-05-19 16:26:24

Tampak Ratings aplikasi Facebook dan Facebook Lite di Playsote, Rabu (19/5).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Facebook mendapatkan ulasan bintang satu dari warganet, sebagai bentuk protes terhadap raksasa media sosial ini terkait konflik Israel - Palestina. Dalam beberapa waktu terakhir, banyak orang memberi kritik karena menilai keberpihakan perusahaan ini terhadap Israel.

Menurut laporan, banyak unggahan yang dibagikan oleh para pengguna mengenai kekejaman Israel diblokri oleh Facebook. Hal ini dianggap tidak adil dan membatasi kebebasan informasi, serta berpendapat dari orang-orang di seluruh dunia.

Sebelumnya, seorang warganet mengatakan Facebook perlu diberikan 'pelajaran' atas keberpihakan kepada Israel dalam serangan terhadap Al-Quds dan Gaza. Total rating media sosial ini di Play Store terlihat telah turun menjadi 3,1 dan diperkirakan dapat semakin menurun.

Beberapa pengguna mengatakan bahwa Facebook belakangan menjadi corong golongan tertentu. Bahkan salah satunya mengatakan aplikasi yang terkontaminasi dengan politik semacam ini sangat berbahaya karena dapat menutup mata terhadap semua kekejaman dan penindasan Israel kepada rakyat palestina.

Kantor media Pemerintah Palestina di Jalur Gaza juga telah mengkritiek beberapa platform media sosial selain Facebook, yaitu Twitter dan Instagram yang diduga menyensor konten Palestina selama eskalasi di Yerusalem. Langkah ini disebut sebagai bukti keterlibatan dengan otoritas Israel dan standar ganda.

Setidaknya dibutuhkan hingga 100 ribu pengguna di Play Store untuk memberikan ulasan bintang satu di Facebook, yang diyakini akan membuat aplikasi ini dapat 'disingkirkan' oleh Google.

Sementara, ajakan di media sosial WhattApp juga viral untuk "Facebook perlu diberi pelajaran atas keperpihakannya kepada Israil dalam penyerangan Al-Quds dan Gaza.

Begini caranya...,!

Masuk ke play store, pilih facebook, kasih satu bintang dan kirim /post.

Dua hari lalu sblm dihajar kaum muslimin do seluruh dunia, bintangnya 4.2. Sekarang sdh turun jadi 3.7.

Saat ini sdh 220rb yg melakukannya. Butuh 100rb lagi agar nyungsap jadi satu bintang.. Smg dg 1 bintang facebook dihapus google dari play store. Facebook pun akan rugi milyaran dolar.

Ayo saudaraku. Kita sekarang zaman perang. Mari gunakan segala senjata melawan musuh.. Allahu Akbar, kemenangan bagi Islam dan kaum Muslimin..."

Pantauan pewarta pada playstore, saat berita ini diturunkan ratings Facebook terus jeblok hingga 2,6 sedang di Facebook Lite juga turun hingga 4,4.(republika/bh/sya)


 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
 
Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
 
Bocor Lagi, 533 Juta Nomor Ponsel dan Informasi Data Pengguna Facebook Dicuri
 
Facebook Didenda Rp70 Triliun terkait Pelanggaran Privasi Data
 
Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
 
AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil
Amal Said resmi dipecat sebagai dosen UIM usai ludahi kasir swalayan
Soal Gugatan Rp140 Miliar, Purnomo Prawiro dkk Lebih 'Keji' dari Debt Collector Mata Elang
Sederet fakta soal peretasan Rp200 miliar via BI Fast, apa langkah OJK?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil
Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?
6 Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Terlibat Pengeroyokan Hingga 2 Matel Tewas di Kalibata
Permohonan PKPU Makon Ditolak, Asianet Menghormati dan Mengapresiasi Putusan Pengadilan Niaga Jakpus
Komisi III DPR Minta Presiden Prabowo Tarik Jabatan Sipil Anggota Polri Aktif Usai Putusan MK
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]